Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tercatat Tujuh Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki dalam Enam Jam

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tercatat Tujuh Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki dalam Enam Jam Doc: Antara
Ket. Gunung Lewotobi.

Kupang - Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki mencatat tujuh kali letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, selama periode pengamatan Rabu pukul 12.00-18.00 WITA atau enam jam dengan status Level III atau Siaga.

Petugas PGA Lewotobi Laki-Laki Fransiskus Xaverius Masan dalam laporannya, Rabu, mengatakan tujuh letusan tersebut menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan ketinggian antara 200 hingga 800 meter di atas puncak.

"Selama periode pengamatan pukul 12.00 hingga 18.00 WITA teramati tujuh kali letusan dengan tinggi kolom erupsi berkisar 200 sampai 800 meter di atas puncak," katanya.

Ia menjelaskan secara visual gunung tampak jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis dan tekanan lemah teramati mencapai ketinggian sekitar 50 hingga 200 meter di atas puncak.

Selain itu, endapan lava masih terpantau mengarah ke barat-barat laut sejauh sekitar 3,8 kilometer dari pusat erupsi, sedangkan aliran lava ke arah timur laut mencapai sekitar 4,34 kilometer.

Dari hasil pemantauan kegempaan, selama enam jam pengamatan tercatat tujuh gempa letusan dengan amplitudo 7,4 hingga 44,4 milimeter dan durasi 37 hingga 154 detik.

Selain gempa letusan, petugas juga merekam 10 gempa hembusan, 12 gempa tremor non-harmonik, 11 gempa frekuensi rendah, serta dua gempa tektonik jauh.

Fransiskus mengatakan hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada pada Level III (Siaga) sehingga masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan PVMBG.

Masyarakat, pendaki, maupun wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di gunung tersebut diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

PVMBG juga mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi dampak abu terhadap sistem pernapasan.

Fransiskus menambahkan, pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, maupun PVMBG Badan Geologi untuk memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan aktivitas gunung api tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Limbah Galon Dimanfaatkan u...

Siswa di Kendari Jalani Pembelajaran Jarak Jauh

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Siswa di Kendari Jalani Pem...
Nasional
Pemerintah Masifkan Penanga...
Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.