Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NATO Dukung Serangan Baru AS ke Iran

31 Kamis, 09 Jul 2026, 01:45 WIB | Oleh:
NATO Dukung Serangan Baru AS ke Iran NATO Dukung Serangan Baru AS ke Iran Doc: istimewa
Ket. North Atlantic Treaty Organization (NATO)

ANKARA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani dengan Iran untuk mengakhiri konflik telah berakhir.

“Ini pertanyaan yang sangat menarik bagi saya. Saya rasa itu sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan mereka (Iran) lagi. Mereka sampah,” kata Trump kepada wartawan di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki.

Nota kesepahaman Islamabad, yang terdiri atas 14 poin kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat, mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Penandatanganan MoU itu dilakukan setelah ketegangan di kawasan, yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran, berlangsung beberapa pekan.

Dalam nota kesepahaman tersebut, Pasal 1 mengatur gencatan senjata dan penghentian operasi militer.

Kemudian, Pasal 4 membahas front Lebanon dan mengatur penarikan pasukan Israel, sementara Pasal 5 mengatur pelayaran sementara dan koordinasi keamanan di Selat Hormuz.

Pasal 10 dan Pasal 11 masing-masing mengatur ekspor minyak Iran dan akses terhadap aset Iran yang dibekukan.

Bereaksi Tegas

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Antlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO) Mark Rutte, Rabu, secara terbuka mendukung serangan baru AS terhadap Iran, menyebutnya “benar-benar diperlukan” dan menuduh Teheran melanggar gencatan senjata.

Pada Selasa (7/7), militer AS melaporkan serangan terhadap lebih dari 80 target di Iran. Washington mengatakan operasi tersebut sebagai tanggapan atas serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Iran, pada gilirannya, menuduh AS melanggar gencatan senjata.

“Saya pikir itu benar-benar diperlukan, karena ketika ada gencatan senjata dan Iran pada dasarnya melanggar gencatan senjata... Saya pikir sangat penting bahwa AS bereaksi dengan tegas,” kata Rutte kepada wartawan di KTT NATO di Ankara.

Negara-negara sekutu kata Rutte juga bermaksud untuk menegaskan kembali pada KTT tersebut bahwa Iran tidak boleh pernah memiliki kemampuan nuklir. “Para pemimpin NATO juga diharapkan untuk sekali lagi menyerukan pemulihan kebebasan navigasi penuh melalui Selat Hormuz,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Megapolitan
Bantuan 72 Alat Peraga Eduk...
Daerah
Disnakeswan Mimika Kembangk...
Daerah
Gunung Karangetang di Pulau...
Advertisement
Bangga Jadi WNI tetapi 75 Persen Pemuda Indonesia Ingin Kerja di Luar Negeri

Bangga Jadi WNI tetapi 75 Persen Pemuda Indonesia Ingin Kerja di Luar Negeri

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.