Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Melemah Seiring Meningkatnya Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 12:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Melemah Seiring Meningkatnya Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dollar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta.

JAKARTA – Nilai tukar rupiah pada Kamis pagi bergerak melemah 52 poin atau 0,29 persen menjadi Rp18.066 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.014 per dollar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai pelemahan rupiah dipengaruhi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah (Timteng).

“Rupiah melemah bersama mayoritas mata uang Asia seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menekan sentimen risiko di kawasan,” ungkapnya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (09/7).

Eskalasi konflik yang dimaksud adalah serangan militer AS terhadap Iran, sehingga meredupkan harapan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat di kawasan tersebut. Eskalasi yang terus berlanjut memunculkan masalah pelayaran yang lebih besar di Selat Hormuz, sehingga memicu kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah.

Serangan tersebut juga terjadi tak lama setelah AS menarik konsesi penting yang memungkinkan Iran untuk menjual minyak secara internasional, sebuah langkah yang menandai pasar minyak lebih ketat dalam beberapa pekan mendatang.

Harga minyak mentah turut naik hingga melampaui 75 dollar AS per barel, yang menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang.

Sentimen lain dari rilis risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Juni 2026 turut menegaskan kekhawatiran para pembuat kebijakan terhadap tekanan inflasi yang masih persisten.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan dalam kisaran Rp17.975-Rp18.125 per dollar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.