Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masih Ada Kuota, Unpatti Ambon Buka Seleksi Mandiri II untuk 1.100 Calon Mahasiswa.

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 22:56 WIB | Oleh:
Masih Ada Kuota, Unpatti Ambon Buka Seleksi Mandiri II untuk 1.100 Calon Mahasiswa. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti Prof Dominggus Malle saat konferensi pers di Ambon, Rabu (8/6).

Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menyediakan lebih dari 1.100 kursi bagi calon mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri II Tahun Akademik 2026/2027, setelah masih terdapat kuota yang belum terisi pada seluruh jalur penerimaan sebelumnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti Prof Dominggus Malle di Ambon, Rabu, mengatakan Seleksi Mandiri II dibuka untuk mengoptimalkan daya tampung mahasiswa baru yang belum terpenuhi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri berbasis Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

"Dari total daya tampung Unpatti tahun akademik 2026 sebanyak 7.041 mahasiswa, hingga saat ini jumlah mahasiswa yang telah diterima melalui seluruh jalur baru sekitar 5.700 orang. Karena itu kami membuka Seleksi Mandiri II untuk mengisi kursi yang masih tersedia," katanya.

Ia menjelaskan, pada jalur SNBP tercatat sebanyak 1.475 calon mahasiswa melakukan daftar ulang, sedangkan melalui SNBT sebanyak 1.855 mahasiswa. Adapun pada Seleksi Mandiri berbasis UTBK diikuti 3.152 peserta dengan jumlah yang dinyatakan lulus sebanyak 2.400 orang.

Menurut Dominggus, pendaftaran Seleksi Mandiri II berlangsung pada 10-14 Juli 2026. Selanjutnya pelaksanaan ujian dijadwalkan pada 15-18 Juli, sementara pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 19-20 Juli 2026.

Namun, kata dia, tidak seluruh program studi dibuka kembali pada gelombang kedua karena sejumlah program studi telah memenuhi daya tampung hingga 85-100 persen.

Program studi yang telah menutup pendaftaran antara lain Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Ilmu Hukum, Teknik Perminyakan, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), selain beberapa program studi lain yang memiliki tingkat peminat tinggi.

Dominggus mengimbau calon mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada program studi favorit, tetapi juga mempertimbangkan program studi lain yang memiliki prospek kerja luas, terutama di bidang pertanian dan perikanan.

"Jangan berpikir kuliah di Pertanian hanya menjadi petani atau di Perikanan hanya menjadi nelayan. Saat ini sektor pertanian dan perikanan telah berkembang dengan teknologi modern, termasuk Internet of Things (IoT), sehingga peluang kariernya sangat terbuka," ujarnya.

Ia menilai minat terhadap program studi di Fakultas Pertanian dan Fakultas Perikanan masih relatif rendah, padahal kedua bidang tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi maritim Maluku sebagai daerah kepulauan.

Selain itu, Unpatti memastikan seluruh proses Seleksi Mandiri II dilaksanakan secara transparan dan berbasis merit tanpa adanya praktik jual beli kursi.

"Kami menegaskan tidak ada praktik jual beli kursi. Jika ada pihak yang mengatasnamakan Unpatti dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, segera laporkan disertai bukti agar dapat kami tindak sesuai ketentuan," kata Dominggus.

Selain itu kata dia, Unpatti akan memperluas sosialisasi penerimaan mahasiswa hingga ke daerah-daerah terpencil di Maluku, memperbarui kurikulum agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta meningkatkan daya tarik program studi yang masih minim peminat.

Dengan dibukanya Seleksi Mandiri II, Unpatti berharap kuota penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 dapat terpenuhi sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya putra-putri Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Aktivitas Gunung Ile Lewoto...
Nasional
BPOM Ungkap Insiden Keamana...
Daerah
Badan Geologi ESDM Turunkan...
Nasional
BRIN Sebut Satelit Jadi Fon...
Berdaya Jangkau 160 Km, Prabowo akan Borong 150 Rudal Astra Mk1 India untuk SU-30 TNI-AU

Berdaya Jangkau 160 Km, Prabowo akan Borong 150 Rudal Astra Mk1 India untuk SU-30 TNI-AU

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.