Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lima Daya Tarik Utama yang Jadi Alasan Wisman Berlibur di Indonesia

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Lima Daya Tarik Utama yang Jadi Alasan Wisman Berlibur di Indonesia Doc: antara foto
Ket. Tradisi, adat istiadat, serta nilai-nilai lokal Bali menjadi daya tarik bagi wisman berkunjung ke Indonesia.

BALI - Kementerian Pariwisata (Kemenpar)Republik Indonesia mengungkap lima daya tarik utama yang menjadi alasan utama wisatawan mancanegara (Wisman) memilih berlibur ke Indonesia.

Temuan tersebut menjadi dasar penguatan strategi promosi pariwisata nasional yang menitikberatkan pada budaya, kuliner, hingga penyelenggaraan event berkualitas.

Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Kemenpar Dwi Marhen Yono saat membuka Penglipuran Village Festival, di Panglipuran, Kabupaten Bangli, Bali, Kamis (9/7), mengatakan hasil survei internasional terhadap 15,6 juta wisatawan asing menunjukkan budaya menjadi alasan utama wisatawan datang ke Indonesia, mengungguli keindahan alam.

Menurutnya, kekuatan budaya yang masih terjaga, khususnya di Bali, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara. Tradisi, adat istiadat, serta nilai-nilai lokal dinilai sebagai atraksi yang wajib dinikmati saat berkunjung ke Indonesia.

Alasan kedua adalah kekayaan kuliner Nusantara.

Dwi menyebut makanan khas Indonesia seperti sate, bakso, hingga nasi goreng telah dikenal luas wisatawan asing. Karena itu, kuliner daerah, termasuk kuliner khas Bali, harus terus dijaga kualitasnya, sekaligus dipromosikan.

Faktor ketiga adalah penyelenggaraan berbagai event pariwisata.

Menurutnya, festival budaya maupun ajang olahraga internasional terbukti mampu menarik wisatawan datang ke suatu destinasi, sebagaimana MotoGP di Lombok maupun Panglipuran Village Festival di Bangli.

Selain itu, promosi destinasi dan paket wisata yang menarik juga menjadi faktor penting.

Dwi mendorong pemerintah daerah bersama pelaku industri menyusun paket wisata khusus saat musim sepi kunjungan (low season), agar mampu menarik lebih banyak wisatawan dari Eropa, Amerika, hingga Australia.

Ia menegaskan, sinergi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dan media menjadi kunci untuk memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tengah persaingan dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Dwi juga mengapresiasi Penglipuran Village Festival 2026 yang berhasil masuk dalam 100 besar Karisma Event Nusantara dari sekitar 3.600 event yang dikurasi Kemenpar.

Menurutnya, festival tersebut dinilai unggul, karena mengedepankan pelestarian budaya serta mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, sehingga layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ia juga mengingatkan keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Menkes Dorong Pengembangan ...
Olahraga
Persib Bandung Tak Pasang T...
Luar Negeri
Sikap Tegas Hungaria: Tak A...
Prancis Vs Maroko: Les Bleus Berada dalam Ancaman

Prancis Vs Maroko: Les Bleus Berada dalam Ancaman

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.