Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Sekadar Aturan, Ekonom Sebut RUU KEK Penentu Masa Depan Investasi Nasional

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Sekadar Aturan, Ekonom Sebut RUU KEK Penentu Masa Depan Investasi Nasional Doc: ANTARA/ HO-PT Hotel Indonesia Natour (HIN).
Ket. Ilustrasi-Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur di Bali.

PADANG – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menjadi instrumen strategis untuk mendorong investasi, mempercepat industrialisasi, dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dengan berbagai insentif serta dukungan infrastruktur, KEK diharapkan mampu menarik investor, meningkatkan nilai tambah industri, dan memperluas lapangan kerja.

Optimalisasi pengelolaan KEK juga penting agar manfaatnya tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi turut memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan keterhubungan dengan rantai pasok global.

Ekonom sekaligus Rektor Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat Efa Yonnedi menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian di tengah dinamika global.

"RUU ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian Indonesia di tengah dinamika global," kataEfa Yonnedi di Padang, Selasa (7/7).

Menurutnya, Indonesia perlu memiliki kerangka hukum yang mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha dan investasi sebagaimana yang telah dimiliki sejumlah negara.

Efa mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pandangan akademik yang objektif, kritis dan berbasis keilmuan terhadap setiap kebijakan strategis nasional terutama uji publik RUU KEK PFII yang dilakukan di Unand.

"Universitas harus memberikan masukan yang jujur, benar dan berbasis bukti ilmiah. Kebijakan yang lahir harus berpijak pada kebenaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas," ujarnya.

Uji publik tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden mengenai pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus Pusat Finansial Internasional Indonesia, sekaligus pelaksanaan amanat Pasal 248A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

"Kami berharap proses penyusunan regulasi RUU KEK PFII terus melibatkan berbagai unsur masyarakat termasuk akademisi," harap eks konsultan Bank Dunia tersebut.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi menjelaskan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia merupakan strategi untuk membangun kepercayaan global terhadap Indonesia di tengah perubahan geopolitik dan dinamika ekonomi dunia.

Menurutnya, di tengah kondisi global yang terjadi saat ini justru membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing sebagai tujuan investasi internasional. Oleh karena itu, KEK PFII yang direncanakan di Bali diharapkan mampu memperdalam sektor jasa keuangan nasional, meningkatkan investasi, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.