Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul Trenggalek

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul Trenggalek Doc: Antara
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (28/7/2026).

Trenggalek - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Jawa Timur menyalurkan 12 ribu liter air bersih langsung ke warga terdampak kekeringan di Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul, menyusul meluasnya dampak musim kemarau di daerah itu dalam beberapa bulan terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, Selasa, mengatakan, distribusi air bersih dilakukan sebagai respons atas krisis air yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah selama musim kemarau.

"Bantuan air bersih kami salurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kekurangan air akibat musim kemarau," katanya di Trenggalek.

Ia menjelaskan bantuan disalurkan menggunakan dua unit truk tangki BPBD berkapasitas masing-masing 6 ribu liter atau total 12 ribu liter air bersih yang diambil dari Perumda Air Minum Trenggalek.

Air bersih tersebut didistribusikan kepada 38 kepala keluarga atau 98 jiwa di RT 43 Desa Karangtengah serta dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan SDN 4 Karangtengah.

Menurut Stefanus, berdasarkan pemutakhiran data hingga 28 Juli 2026 bencana kekeringan telah berdampak pada tujuh kecamatan dan 14 desa di Kabupaten Trenggalek.

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Tugu, Dongko, Pogalan, Gandusari, Kampak, Watulimo, dan Panggul.

Dampak utama yang dirasakan masyarakat berupa berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya sektor pertanian, serta menurunnya kualitas sumber air.

BPBD, lanjutnya, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kekeringan dan menyiapkan distribusi air bersih secara bertahap apabila wilayah terdampak bertambah.

Selain kekeringan, BPBD juga mencatat kebakaran hutan dan lahan selama Juli 2026 terjadi di empat kecamatan dengan total luas area terbakar mencapai sekitar 10,5 hektare.

Ia mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.