Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Jalan, Ekonomi Ikut Berputar Berkat Segoro Topeng Kaliwungu

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Jalan, Ekonomi Ikut Berputar Berkat Segoro Topeng Kaliwungu Doc: ANTARA/HO-Dispar Lumajang
Ket. Arsip foto: Kegiatan Segoro Topeng Kaliwungu 2025 di Pantai Watu Pecak Lumajang.

LUMAJANG – Tari kolosal Segoro Topeng Kaliwungu 2026 bukan sekadar pertunjukan budaya yang memukau penonton.

Di balik kemeriahan Segoro Topeng Kaliwungu 2026, ada perputaran ekonomi yang ikut bergerak. Kehadiran pengunjung memberi peluang bagi pelaku UMKM, pedagang, dan sektor jasa untuk merasakan manfaat langsung dari geliat pariwisata daerah.

"Kegiatan budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan berbagai sektor usaha yang saling mendukung," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, di Lumajang, Jumat (5/6).

Menurutnya, pengembangan pariwisata di Lumajang saat ini diarahkan pada penguatan manfaat ekonomi yang lebih luas, bukan sekadar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Sektor pariwisata memiliki daya ungkit yang besar karena melibatkan banyak pelaku usaha dan aktivitas ekonomi yang saling terhubung, mulai dari UMKM, transportasi lokal, penyedia akomodasi, pelaku ekonomi kreatif, hingga pemasok berbagai produk lokal.

"Pariwisata tidak bisa dipandang sebagai sektor yang berdiri sendiri. Di dalamnya terdapat keterkaitan dengan UMKM, ekonomi kreatif, transportasi, perdagangan, hingga berbagai usaha masyarakat yang saling mendukung," tuturnya

Ia mengatakan, setiap agenda pariwisata, termasuk Segoro Topeng Kaliwungu, tidak hanya ditujukan untuk menarik wisatawan, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor.

Pengembangan pariwisata saat ini tidak lagi berfokus pada masing-masing destinasi secara terpisah, melainkan mendorong keterhubungan antarobjek wisata, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas.

"Dengan pendekatan tersebut, destinasi wisata, pelaku UMKM, sektor ekonomi kreatif, dan berbagai layanan pendukung lainnya dapat tumbuh secara bersama-sama dalam satu ekosistem yang saling menguatkan," katanya.

Patria menjelaskan keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga dari sejauh mana aktivitas pariwisata mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

“Yang kami dorong bukan sekadar ramai pengunjung, tetapi bagaimana dampaknya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, Segoro Topeng Kaliwungu yang akan digelar pada 27-28 Juni 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang mampu memperkuat sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Nasional
Menekraf: PPh Royalti Buku ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...

Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag Ajak Anak Muda Berbi...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.