Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Jembatan Gantung untuk Akses Pelajar di Aceh

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Jembatan Gantung untuk Akses Pelajar di Aceh Doc: Antara
Ket. Foto guru dan siswa melintasi jembatan tali baja penghubung Dusun Sarah Sare dan Dusun Durian saat pulang sekolah di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Senin (20/7/2026).

Banda Aceh - Pemerintah Aceh mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera merekonstruksi atau membangun empat jembatan gantung yang rusak akibat banjir di Aceh demi memudahkan akses para pelajar ke sekolah.

"Kami mendesak BNPB agar empat jembatan vital ini segera dibangun kembali. Penanganan ini sangat mendesak karena menyangkut keselamatan anak-anak sekolah dan keberlangsungan roda ekonomi warga," kata Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, di Banda Aceh, Selasa.

Desakan tersebut disampaikan menyusul viralnya video perjuangan bertaruh nyawa para siswa dan guru saat menyeberangi sungai menuju sekolah di Kabupaten Gayo Lues, Aceh beberapa waktu terakhir ini.

Ia menyebutkan empat lokasi tersebut meliputi jembatan Desa Kendawi di Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, jembatan Sikundo Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, serta Jembatan Gantung Lhok Kuyun di Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Kemudian, jembatan gantung penghubung yang menghubungkan Kecamatan Syamtalira Aron dan Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara.

Ia menyebutkan, salah satu lokasi yang menjadi perhatian kritis adalah Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Di wilayah tersebut, para siswa terpaksa melintasi sisa-sisa jembatan gantung yang rusak parah untuk menyeberangi sungai.

“Pemerintah Aceh berharap pemerintah pusat melalui BNPB dapat memberikan perhatian khusus dan mempercepat alokasi anggaran penanganan pascabencana, guna memastikan proses belajar-mengajar serta mobilitas warga kembali normal,” ujar M Nasir.

Menanggapi usulan tersebut, Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB, Muhammad Dirhamsyah menyatakan komitmennya untuk mengawal langsung percepatan pembangunan empat jembatan tersebut di tingkat pusat.

Ia menegaskan, konektivitas antarwilayah yang terputus perlu mendapat atensi khusus agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat segera pulih.

"Kami telah mencatat seluruh usulan prioritas ini dan siap menyampaikannya secara langsung kepada Kepala BNPB pusat,” demikian Muhammad Dirhamsyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.