Pendaki AS Pecahkan Rekor Kecepatan Mendaki Gunung Everest
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 00:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraKATHMANDU, NEPAL — Pendaki asal Amerika Serikat Tyler Andrews mencetak rekor baru pendakian tercepat ke puncak Gunung Everest dengan bantuan oksigen tambahan setelah mencapai titik tertinggi dunia itu dalam waktu kurang dari 10 jam.
Andrews yang berusia 36 tahun menaklukkan Everest setinggi 8.849 meter hanya dalam 9 jam 55 menit pada hari Kamis (28/5) waktu setempat, memecahkan rekor sebelumnya milik pendaki Nepal Lhakpa Gelu Sherpa yang bertahan sejak 2003 dengan catatan 10 jam 56 menit.
Catatan tersebut masih menunggu verifikasi resmi dari otoritas pendakian Nepal.
Menurut unggahan di Instagram pribadinya, Andrews mencapai puncak Everest sesaat sebelum fajar. Ia juga membagikan pelacakan GPS langsung yang memperlihatkan jalur pendakiannya.
“Dia mencapai puncak Everest hanya dalam 9 jam 55 menit,” ujar pimpinan tim Asian Trekking, Dawa Steven Sherpa, kepada AFP.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim Asian Trekking menjelaskan Andrews melakukan pendakian solo. Selama perjalanan, tim pendukung menyediakan oksigen tambahan, makanan, dan air sambil terus memantau pergerakannya.
Sebelumnya pada Mei ini, Andrews sempat mencoba memecahkan rekor pendakian Everest tanpa bantuan oksigen tambahan yang saat ini tercatat 22 jam 29 menit. Namun upaya tersebut gagal dan ia terpaksa berbalik arah.
Andrews, yang mengaku merupakan penyintas kanker, juga menggunakan pendakiannya untuk menggalang dana bagi atlet muda di Ekuador dan Nepal yang tidak memiliki akses memadai terhadap pelatihan serta perlengkapan olahraga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Musim pendakian Everest tahun ini mencatat lebih dari 950 pendaki berhasil mencapai puncak sebelum jendela cuaca segera ditutup.
Sejauh musim ini, lima orang dilaporkan meninggal dunia, terdiri atas dua pendaki India dan tiga pendaki Nepal yang terlibat dalam persiapan ekspedisi Everest.
Jumlah itu jauh lebih rendah dibanding musim 2023 yang menjadi salah satu musim paling mematikan dengan total 18 korban jiwa di Gunung Everest.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!