Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pelantikan 105 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tidak hanya menjadi agenda penyegaran organisasi, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat sektor-sektor yang menjadi prioritas pembangunan. Salah satunya adalah ketahanan pangan menjelang musim kemarau.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, usai melantik 77 pejabat struktural dan 28 pejabat fungsional di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa (7/7).

Menurut Wali Kota Farhan, rotasi jabatan merupakan proses yang wajar dalam organisasi pemerintahan yang memiliki sekitar 22 ribu ASN.

"Ini kegiatan rutin. Sebagai organisasi besar tentu harus ada rotasi agar organisasi tetap berjalan optimal," ujar dia.

Ia menjelaskan pengisian jabatan fungsional kali ini dilakukan berdasarkan kompetensi, terutama di bidang kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Wali Kota Farhan mengaku memberi perhatian khusus kepada DKPP karena Kota Bandung akan menghadapi tantangan menjaga stabilitas pasokan pangan memasuki musim kemarau.

"Kami ingin memastikan SDM profesional di DKPP mampu menjaga cadangan pangan, memastikan distribusi lancar, dan menjamin suplai ke Kota Bandung tidak terganggu," kata dia.

Wali Kota Farhan menjelaskan bahwa Kota Bandung merupakan daerah yang sangat bergantung pada pasokan pangan dari luar wilayah.

"Kita ini bukan produsen, tetapi 100 persen konsumen. Ada sekitar 16 provinsi yang menjadi pemasok kebutuhan pangan Kota Bandung," ujar dia.

Karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, sekaligus menjaga distribusi dari pemasok hingga pedagang tetap berjalan lancar.

Menurut Wali Kota Farhan, keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan produsen juga perlu dijaga. Ia mencontohkan, harga ayam dan telur yang saat ini sedang turun memang menguntungkan masyarakat, namun apabila berlangsung terlalu lama justru dapat membuat pemasok mengurangi produksi.

Untuk menjaga keberlanjutan pasokan, Pemkot Bandung tengah menyiapkan konsep kerja sama jangka panjang dengan sejumlah daerah penghasil pangan melalui kontrak suplai beras dan telur.

"Ke depan kami ingin membangun kerja sama dengan daerah penghasil sehingga kebutuhan pangan Kota Bandung tetap terjamin secara berkelanjutan," kata dia.

Ia menambahkan, pemerintah juga sedang mengkaji berbagai skema penguatan ketahanan pangan, termasuk pembahasan mengenai lahan pertanian berkelanjutan bersama instansi terkait. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.