Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kalbar Gerak Cepat! Jalan Provinsi Rusak Jadi Prioritas Perbaikan

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Pemprov Kalbar Gerak Cepat! Jalan Provinsi Rusak Jadi Prioritas Perbaikan Doc: Antara foto
Ket. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat Iskandar Zulkarnaen.

BENGKAYANG - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memprioritaskan perbaikan jalan provinsi yang rusak berat dan memiliki fungsi strategis sebagai penghubung kawasan ekonomi untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar Iskandar Zulkarnaen, mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui tujuh paket proyek strategis daerah yang saat ini dikerjakan di sejumlah wilayah Kalbar.

"Prioritas pertama adalah alokasi anggaran pada jalan provinsi yang urgen, tepatnya jalan dengan kondisi rusak berat dan sebagai penunjang pergerakan ekonomi. Seperti daerah Sintang dan Ketapang, ada kantong ekonomi yang harus bergerak, sehingga akan kita dukung," kata Iskandar di Pontianak, Senin.

Ia mengatakan sejumlah proyek telah menunjukkan progres pengerjaan yang tinggi. Bahkan, pembangunan pada ruas Sungai Gantang serta Marau-Aiupas telah mencapai 100 persen.

Namun, penyelesaian fisik sejumlah proyek masih menghadapi kendala pembayaran karena anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit belum seluruhnya ditransfer ke pemerintah daerah.

"Kalau Marau-Aiupas, pembangunannya dialokasikan anggarannya melalui DBH sawit. Pekerjaannya sudah selesai, tetapi pembayarannya belum karena transfer ke daerah masih belum direalisasikan," ujarnya.

Sementara itu, progres pembangunan ruas Tumbang Titi-Tanjung mencapai sekitar 75 persen. Adapun ruas Sungai Gantang dan Teluk Batang masing-masing berada di kisaran 65 persen.

Untuk ruas Teluk Batang, pemerintah lebih dahulu mengejar target fungsional agar akses tersebut dapat digunakan masyarakat, terutama untuk mendukung pelaksanaan kegiatan berskala besar seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

"Target fungsional ruas Teluk Batang telah tercapai sehingga pelaksanaan MTQ berjalan tanpa kendala. Kendaraan juga dapat melintas dengan lancar di ruas tersebut meskipun pekerjaan pembangunan belum sepenuhnya rampung," katanya.

Iskandar mengatakan peningkatan kemantapan jalan masih menjadi tantangan bagi Pemprov Kalbar karena keterbatasan anggaran. Saat ini, tingkat kemantapan jalan provinsi berada di kisaran 65 persen.

"Artinya, masih terdapat sekitar 35 persen ruas jalan yang belum mantap," ujarnya.

Ia menjelaskan ruas jalan yang belum mantap tersebut tidak seluruhnya berada dalam kondisi rusak berat. Sebagian masih dapat dilalui kendaraan dan berfungsi untuk mobilitas masyarakat, tetapi terdapat pula ruas yang kondisinya masih berupa tanah sehingga akses masyarakat dapat terganggu ketika hujan.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan skala prioritas pembangunan, terutama pada ruas yang memiliki tingkat kerusakan tinggi sekaligus berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Sejumlah wilayah seperti Sintang dan Ketapang menjadi perhatian karena memiliki kantong-kantong ekonomi yang membutuhkan dukungan infrastruktur jalan agar aktivitas perdagangan, distribusi dan investasi dapat bergerak lebih optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Daerah
Perairan Rupat Riau Geger! ...
Olahraga
Harry Maguire Berharap Rash...
Daerah
SIM Keliling 24 Jam Sidoarj...
Luar Negeri
Ukraina akan Mampu Lancarka...
Daerah
Aksi Cepat Pelni untuk NTT!...
Olahraga
Gerard Pique Masuk Arena Ca...

Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Meninggal dan 213 Luka

53 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Me...
Daerah
TNBTS Hitung Kerugian Karhu...
Rona
Taylor Sheridan Tinggalkan ...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.