Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Catat Asia Africa Festival 2026 Didatangi 259 Ribu Pengunjung

24 Rabu, 15 Jul 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Catat Asia Africa Festival 2026 Didatangi 259 Ribu Pengunjung  Wali Kota Bandung Catat Asia Africa Festival 2026 Didatangi 259 Ribu Pengunjung  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Asia Africa Festival (AAF) 2026 sukses menjadi magnet wisata sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif di Kota Bandung. Selama dua hari penyelenggaraan pada 11–12 Juli 2026, festival yang mengusung semangat Konferensi Asia Afrika tersebut mencatat total kunjungan mencapai 259.200 orang serta menghasilkan transaksi ekonomi di kawasan Asia Africa Market sebesar Rp795.685.000.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan keberhasilan AAF 2026 menunjukkan, Kota Bandung mampu menghadirkan sebuah perhelatan internasional yang tidak hanya mengangkat nilai sejarah dan budaya, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Asia Africa Festival bukan sekadar perayaan budaya. Festival ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan masyarakat, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, seniman, hingga delegasi dari berbagai negara. Yang paling penting, kegiatan ini mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai kota kreatif dan kota yang memiliki sejarah penting bagi dunia," ujar Wali Kota Farhan, Selasa (14/7).

Wali Kota Farhan menuturkan, tingginya antusiasme masyarakat tersebut menjadi bukti, event berkualitas mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan berbagai sektor ekonomi.

"Selama dua hari penyelenggaraan, total kunjungan mencapai lebih dari 259 ribu orang. Ini menunjukkan bahwa event berkualitas mampu menjadi magnet wisata sekaligus menggerakkan sektor UMKM, ekonomi kreatif, perhotelan, kuliner, hingga transportasi. Kami ingin setiap kegiatan pemerintah memiliki multiplier effect bagi perekonomian Kota Bandung," kata dia.

Rangkaian AAF diawali dengan Asia Africa Carnaval yang diikuti 23 komunitas, dua kabupaten/kota, serta dua negara, dengan total 1.380 peserta. Karnaval budaya tersebut juga dihadiri delegasi dari 28 negara dan disaksikan sekitar 9.800 pengunjung.

Selain menjadi atraksi budaya, karnaval menghadirkan keberagaman seni dan tradisi dari berbagai komunitas sebagai representasi semangat persahabatan negara-negara Asia dan Afrika.

Di sisi lain, Asia Africa Corner yang dipusatkan di Gedung De'Majestik menghadirkan berbagai ruang interaksi seni dan budaya.

Salah satu program unggulannya, Asia Africa Performing Lab, berlangsung dalam tujuh sesi dengan melibatkan 14 komunitas yang menampilkan pertunjukan seni, pemutaran film, teater monolog, musik, paduan suara, hingga gathering mahasiswa internasional.

Program tersebut berhasil menarik sekitar 1.200 pengunjung. Sementara Asia Africa Culture menghadirkan 40 seniman Kota Bandung yang menampilkan berbagai karya seni serta satu sesi talkshow bertema seni dan kreativitas yang dikunjungi 875 orang selama dua hari.

Kontribusi terbesar terhadap perputaran ekonomi festival berasal dari Asia Africa Market. Sebanyak 49 tenant dan 18 pengisi acara memeriahkan kawasan tersebut dengan beragam produk UMKM, kuliner, fesyen, kriya, hingga pertunjukan hiburan.

"Transaksi yang hampir mencapai Rp800 juta menunjukkan bahwa event budaya juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kehadiran pengunjung memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM dan industri kreatif. Ini yang terus akan kami dorong agar setiap event memberikan dampak ekonomi yang luas," ungkap dia.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, AAF 2026 juga mengedepankan konsep Sustainable Event sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan kegiatan yang ramah lingkungan.

Perhitungan jumlah pengunjung dilakukan menggunakan beberapa metode. Untuk kawasan Asia Africa Market, data diperoleh melalui sistem CCTV Counting yang mencatat rata-rata pergerakan sekitar 180 orang per menit.

Sementara estimasi penonton Asia Africa Carnaval dihitung berdasarkan luas area kegiatan sekitar 9.477 meter persegi dengan kapasitas sekitar 16.923 orang, sedangkan jumlah pengunjung Asia Africa Corner didasarkan pada data registrasi daring yang mencatat 2.075 pendaftar.

Penanganan Sampah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.