Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascagempa NTT, Kodam Udayana Kini Fokus Pulihkan Listrik hingga Akses Jalan di Wilayah Terdampak

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 08:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pascagempa NTT,  Kodam Udayana Kini Fokus Pulihkan Listrik hingga Akses Jalan di Wilayah Terdampak Doc: Kodam Udayana
Ket. Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto.

DENPASAR - Kodam IX/Udayana tidak hanya membantu penyaluran bantuan, tetapi juga pemulihan listrik, jaringan komunikasi, ketersediaan BBM, hingga akses jalan dan jembatan pascabencana di sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam keterangannya di Denpasar, Selasa, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto mengatakan penanganan bencana harus dilakukan secara menyeluruh.

Setelah kebutuhan dasar masyarakat dipenuhi, lanjutnya, pemulihan berbagai fasilitas penunjang kehidupan juga harus segera dilakukan.

“Bantuan dari Presiden Republik Indonesia sudah kami dorong ke wilayah terdampak. Seluruh jajaran TNI juga terus kami siagakan untuk membantu masyarakat, terutama di daerah yang mengalami dampak cukup berat,” ujar Piek.

Menurutnya, Mbay dan Maumere menjadi sejumlah wilayah yang mendapat perhatian serius karena mengalami dampak gempa cukup berat.

Personel TNI dikerahkan untuk membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan di lapangan.

Selain evakuasi dan distribusi logistik, kata dia, koordinasi diarahkan untuk memastikan jaringan listrik dan komunikasi dapat segera dipulihkan. Kedua layanan tersebut dinilai penting karena menjadi penopang komunikasi masyarakat sekaligus mendukung koordinasi penanganan darurat.

Piek menjelaskan ketersediaan BBM juga menjadi bagian dari perhatian dalam rapat koordinasi. Pasokan energi dibutuhkan untuk mendukung operasional kendaraan, distribusi bantuan, pelayanan masyarakat hingga proses pemulihan di wilayah terdampak.

Di sektor infrastruktur, kondisi jalan dan jembatan turut menjadi prioritas.

Akses transportasi yang terganggu dapat menghambat distribusi bantuan menuju masyarakat, kata dia, sehingga pemulihannya perlu dilakukan secepat mungkin.

Untuk mendukung penanganan, posko bantuan di Labuan Bajo dan Maumere turut diaktifkan. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah yang membutuhkan.

Sementara itu Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan TNI bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait akan terus bergerak secara terpadu selama masa tanggap darurat.

“TNI bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait akan terus bergerak secara terpadu. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat, percepatan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta membantu memulihkan kondisi wilayah terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” katanya.

Amrizal menekankan penanganan bencana membutuhkan kecepatan, ketepatan dan koordinasi lintas sektor. Setiap unsur diminta bergerak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing dengan mengutamakan kepentingan masyarakat terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Simulasi Pengamanan Pelaksa...
Ekonomi
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar,...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.