Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Adakah Warga Jakarta yang Mau Tinggal di Rusun?

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 12:45 WIB | Oleh:
Adakah Warga Jakarta yang Mau Tinggal di Rusun? Doc: ist
Ket. silakan pindah ke rusun

JAKARTA – Pemprov Jakarta menyediakan rusun bagi warga yang mau tinggal di situ, utamanya mereka yang terkena gusur proyek-proyek Ciliwung. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menawarkan kepada warga yang terdampak pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung untuk pindah ke rumah susun (rusun).

“Selalu dalam pembebasan seperti ini, kita juga menawarkan fasilitas rumah susun yang dimiliki oleh Pemerintah Jakarta, karena memang ada beberapa rusun, kalau mereka mau, tentunya kita akan fasilitasi itu,” kata Pramono saat meninjau proses pembebasan lahan di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat.

Kendati demikian, dia mengatakan tidak semua warga bersedia untuk pindah ke rusun-rusun yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena sudah terbiasa tinggal di kawasan tersebut.

Meski begitu, dia memastikan pihaknya selalu terbuka untuk memfasilitasi warga yang ingin pindah ke rumah susun.

“Kita siapkan, di antaranya adalah di Rorotan, Jagakarsa, Pulogebang dan sebagainya, itu bisa ditempati,” tutur Pramono.

Terkait normalisasi Kali Ciliwung, Pramono mengatakan di kawasan Cawang, total rumah yang terdampak pembebasan lahan sebanyak 170 rumah. Ia menargetkan seluruh pembebasan lahan di kawasan itu rampung pada akhir tahun ini.

Menurut Pramono, apabila target tersebut tercapai, maka normalisasi Kali Ciliwung di ruas Rawajati, Pengadegan, Cawang, hingga Cililitan dapat diselesaikan pada 2027, bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

Lebih lanjut, dia menjelaskan pembebasan lahan itu merupakan kelanjutan dari program normalisasi Kali Ciliwung yang sempat terhenti selama beberapa tahun.

Pramono optimistis pelebaran alur sungai melalui normalisasi itu dapat meningkatkan kapasitas atau daya tampung air sehingga dampak banjir dapat diminimalisir.

Tak hanya Kali Ciliwung, dia juga memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melanjutkan normalisasi di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama.

Dia menginginkan agar seluruh rangkaian pekerjaan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara bertahap.

"Mudah-mudahan, semuanya nanti di tahun 2029 bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat Jakarta," ungkap Pramono. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.