Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Tawuran Makin Marak, Disdik Sumsel Perkuat Pengawasan Pelajar

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 07:30 WIB | Oleh:
Cegah Tawuran Makin Marak, Disdik Sumsel Perkuat Pengawasan Pelajar Doc: Antara foto
Ket. Sejumlah siswa Sekolah Rakyat Palembang saat melakukan tes kesehatan, Senin (14/7/2025).

PALEMBANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat upaya pencegahan tawuran antar-pelajar dengan menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Kota Palembang.

Kepala Disdik Sumsel Mondyaboni di Palembang, Senin, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ajakan tawuran.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pencegahan dan penanganan jika terjadi aksi kenakalan remaja. Mudah-mudahan surat edaran yang kami sampaikan ke sekolah ditindaklanjuti," katanya.

Melalui surat edaran tersebut, lanjutnya, sekolah diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, sekaligus menyampaikan imbauan agar tidak terlibat tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.

Sekolah juga diminta membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) atau satuan tugas di lingkungan sekolah untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kekerasan.

Disdik Sumsel juga meminta sekolah memperkuat koordinasi dengan orang tua siswa dalam melakukan pengawasan. Orang tua diimbau membatasi aktivitas anak di luar rumah pada malam hari, terutama kegiatan yang berpotensi mengarah pada tawuran.

Selain itu orang tua diminta memeriksa barang bawaan anak secara berkala, termasuk tas dan perlengkapan sekolah, guna memastikan tidak membawa barang tajam, senjata atau atribut tertentu yang dapat digunakan untuk melakukan kekerasan.

Pengawasan juga perlu dilakukan terhadap pergaulan anak dan aktivitas mereka di media sosial. Hal itu untuk mencegah siswa terpengaruh ajakan yang dapat memicu tawuran atau tindakan negatif lainnya.

Pihaknya juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang mengarah pada tindakan negatif. Ia meminta siswa turut menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan.

"Jika ada yang terlibat akan ada sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku di sekolah dan perundang-undangan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Atraksi Drone Meriahkan Per...
Ekonomi
Percepat Hunian Ribuan Peng...
Ekonomi
Benahi Akar Persoalan di Se...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.