Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah India Ultimatum Meta soal Fitur Username WhatsApp, Ini Alasannya

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 21:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Fitur username sebenarnya bukan hal baru di layanan pesan instan. Platform WeChat milik perusahaan teknologi China, Tencent, telah lebih dahulu menyediakan sistem identitas berbasis username bagi penggunanya.

Kekhawatiran pemerintah India muncul seiring meningkatnya kasus kejahatan siber di negara tersebut. Data pemerintah menunjukkan masyarakat India mengalami kerugian hampir 3 miliar dolar AS akibat penipuan siber sepanjang 2025, atau hampir 40 kali lipat dibandingkan pada 2021. Pesatnya digitalisasi dinilai belum diimbangi dengan peningkatan literasi keamanan digital di kalangan pengguna internet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Wapang TNI Tinjau YTP 835/S...
Advertisement
Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.