Kementrans Siap Jadikan Kawasan Transmigrasi sebagai Ekosistem Ekonomi
📅 Kamis, 02 Jul 2026, 13:22 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) akan menjadikan kawasan transmigrasi sebagai ekosistem ekonomi baru dan bukan sekadar lokasi pemukiman. Hal itu disampaikan Menteri Transmigrasi (Mentrans), Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Rabu (1/7).
“Kawasan transmigrasi perlu dikembangkan menjadi ekosistem yang menghubungkan berbagai potensi,” ujar dia.
Di antaranya sumber daya alam, riset, inovasi perguruan tinggi, dunia usaha, investasi, serta akses pasar.
Menurut Iftitah, transmigrasi harus bertransformasi bukan lagi sekadar memindahkan orang. Lebih dari itu transmigrasi harus bisa membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi dan hilirisasi.
"Ada gula, ada semut, kita membangun ekonominya lebih dulu,” ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika peluang kerja dan usaha tumbuh, lanjut dia, masyarakat akan datang karena melihat masa depan yang lebih baik.
Karena itu, Kementrans menyiapkan Tim Ekspedisi Patriot yang bukan hanya melakukan pemetaan atau kajian lapangan saja. Mereka akan menjadi penghubung antara masyarakat perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha untuk merancang pengembangan kawasan secara menyeluruh.
Hal ini dimulai dengan mengidentifikasi komoditas unggulan, mendorong pengembangan industri pengolahan, dan memperkuat sumber daya manusia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Setelah itu membangun kemitraan dengan pelaku usaha yang siap menyerap hasil produksi masyarakat,” kata dia.
Program Transmigrasi Patriot akan difokuskan di sejumlah kawasan transmigrasi di Papua dengan melibatkan perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Diharapkan potensi lokal tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing.
Keberhasilan program nantinta tidak hanya diukur dari jumlah kajian atau pemetaan yang dihasilkan. “Yang penting adalah tumbuhnya industri lokal, bertambahnya lapangan kerja, dan meningkatnya pendapatan masyarakat,” kata Mentrans. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!