Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rawat Anak Lumpuh 25 Tahun, Rumah Nenek 93 Tahun di Blitar Mendadak Dirombak Pemprov Jatim!

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 02:50 WIB | Oleh:
Rawat Anak Lumpuh 25 Tahun, Rumah Nenek 93 Tahun di Blitar Mendadak Dirombak Pemprov Jatim! Doc: ANTARA/ HO-Pemprov Jatim
Ket. Tim dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur melakukan survei di rumah Mbah Sumarni di Blitar, Jawa Timur, Kamis (13/8/2026). Rumah Mbah Sumarni, masuk menjadi salah satu yang mendapatkan program renovasi dari Pemprov Jatim.

BLITAR - Pemerintah Provinsi Jawa Timur merenovasi rumah Mbah Sumarni (93), warga lansia di Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Kamis (13/8). 

Pengawas Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur Fikri Reskyansa Sasmita Nugraha mengatakan bagian depan rumah Mbah Sumarni masih dalam kondisi layak, sedangkan bagian belakang hingga dapur menjadi prioritas renovasi.

“Bagian depan rumah masih layak, sedangkan yang menjadi prioritas perbaikan adalah bagian belakang hingga dapur karena kondisinya memang membutuhkan renovasi,” kata Fikri usai meninjau lokasi rumah nenek Sumarni di Blitar, Kamis.

Pihaknya menambahkan, pemerintah memutuskan melakukan renovasi dari hasil kajian yang telah dilakukan. Renovasi juga diusulkan setelah dilakukan survei kondisi rumah oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Survei dilakukan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dan JSC UPT PSTW Blitar.

Renovasi rumah tersebut mendapat dukungan anggaran dari Baznas sebesar Rp20 juta. Apabila terdapat kekurangan atau kelebihan anggaran dalam pelaksanaan renovasi, hal tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Arif Ardiansah menambahkan pihaknya telah mengecek kondisi Mbah Sumarni dan memastikan warga lanjut usia tersebut telah menerima bantuan sosial.

“Kemarin sudah kami cek, Bu Sumarni juga sudah mendapatkan bantuan,” ujar Arif.

Mbah Sumarni selama ini diketahui tinggal bersama lima orang anggota keluarga. Salah satunya Poyo (64), anaknya yang mengalami disabilitas fisik dan telah terbaring sekitar 25 tahun setelah mengalami kecelakaan akibat jatuh dari pohon.

Mbah Sumarni tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan PKH Plus. Untuk bantuan PKH Plus, yang bersangkutan menerima bantuan sebesar Rp500 ribu.

Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebelumnya juga menawarkan layanan di UPT PSTW Blitar bagi Poyo dan adik Mbah Sumarni, Suprihatin (71). Namun, rencana tersebut masih akan dimusyawarahkan bersama pihak keluarga.

Sementara itu, Mbah Sumarni mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan renovasi rumahnya. Ia merasa dengan renovasi itu sangat bermanfaat, apalagi rumahnya yang memang butuh untuk renovasi.

"Kami berterima kasih atas dukungan dari pemerintah untuk merenovasi rumah. Kami sangat senang," kata Mbah Sumarni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.