Kazakhstan Gandeng Gandeng Bangun Koridor Perdagangan Strategis
📅 Rabu, 01 Jul 2026, 20:57 WIB | Oleh: Deri HenriawanJAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Muhammad Anis Matta dan Menlu Kazakhstan Yermek Kosherbayev membahas pengembangan jalur dan koridor perdagangan Indonesia-Kazakhstan sebagai upaya memperkuat hubungan ekonomi.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan bilateral di sela-sela kunjungan kerja Anis Matta ke Kazakhstan sejak Sabtu (27/6).
"Kedua pihak menilai bahwa konektivitas perdagangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong arus barang, investasi, dan interaksi ekonomi yang lebih luas," menurut pernyataan Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Rabu.
Dalam pertemuan tersebut, Anis Matta menekankan pentingnya membangun kerja sama ekonomi yang bersifat saling melengkapi.
Menurut dia, hubungan ekonomi Indonesia dan Kazakhstan tidak cukup jika hanya diarahkan pada peningkatan volume perdagangan secara umum, tetapi juga perlu dibangun berdasarkan pemetaan sektor yang saling melengkapi dan memberikan nilai tambah bagi kedua pihak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peningkatan perdagangan juga diharapkan memperoleh dorongan signifikan setelah seluruh negara anggota Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EurasianEconomic Union(Indonesia-EAEU Free Trade Agreement) menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian yang telah ditandatangani pada Desember 2025.
Selain membahas kerja sama ekonomi, kedua negara juga menjajaki peningkatan hubungan antar-masyarakat melalui fasilitasi visa kunjungan, pembukaan penerbangan langsung Indonesia-Kazakhstan, serta kolaborasi di sektor industri kreatif.
Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai persoalan melalui dialog yang intensif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Anis Matta juga bertemu Grand Mufti Kazakhstan Nauryzbai Kazhy Taganuly untuk membahas kerja sama sertifikasi halal, serta bertemu Sekretaris Jenderal CICA Kairat Sarybay dan Direktur Jenderal IOFS Berik Aryn membahas ketahanan pangan global dan peran Indonesia-Kazakhstan dalam mendorong perdamaian serta stabilitas global. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!