UMY Rescue 2025 Hadir di Aceh, Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir
📅 Kamis, 18 Des 2025, 16:55 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Dok. umy.ac.id
BANTUL - Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa pekan terakhir menyisakan persoalan serius, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan akses layanan dasar. Di Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, kondisi pascabencana ditandai dengan meningkatnya kerentanan kesehatan masyarakat, mulai dari penyakit menular hingga gangguan psikososial.
Merespons situasi tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengirimkan tim kemanusiaan ke lokasi terdampak melalui program UMY Rescue 2025: Kepedulian Tanpa Batas untuk Sumatera dalam Masa Bencana. Penerjunan tim dilakukan pada Kamis (18/12) dari Lobi Rektorat UMY sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana yang dikoordinasikan Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY.
Anggota pelaksana, Dr. drg. Laelia Dwi Anggraini, SpKGA, menjelaskan bahwa program ini didukung pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui skema hibah pengabdian kepada masyarakat yang dikelola Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).
“Selain itu, program ini juga mendapat dukungan donasi dari dosen Fakultas Kedokteran, Ilmu Kesehatan, dan Kedokteran Gigi (FKIK dan FKG) serta alumni FKIK UMY,” pungkasnya.
Tim UMY Rescue 2025 dipimpin oleh Dr. dr. Sagiran, Sp.B (K) KL., M.Kes., FICS, dengan melibatkan tenaga medis, tenaga kesehatan, dosen lintas disiplin, serta mahasiswa Coass Bedah FKIK UMY. Kecamatan Langsa Lama dipilih sebagai fokus kegiatan karena termasuk wilayah yang terdampak cukup berat akibat banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut drg. Laelia, dampak banjir tidak hanya terlihat pada kerusakan fisik, tetapi juga berimplikasi langsung pada kondisi kesehatan warga. “Banjir besar tersebut tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memicu meningkatnya risiko penyakit menular, gangguan kesehatan ibu dan anak, penyakit kronis, hingga persoalan kesehatan mental dan psikososial,” ujarnya.
Atas dasar itu, UMY Rescue 2025 dirancang sebagai respons kemanusiaan terpadu yang menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan dan pengobatan medis, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, hingga pendampingan psikososial.
Dr. Sagiran menegaskan bahwa pendekatan tim tidak terbatas pada penanganan darurat. Selain pelayanan kesehatan, tim juga mendistribusikan obat-obatan esensial, peralatan bedah minor, serta perangkat pemeriksaan kesehatan dasar dan gigi. Di beberapa titik, tim memasang teknologi penyediaan air bersih berupa water purifier berkapasitas tinggi untuk menekan risiko penyakit berbasis air pascabanjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Upaya edukasi turut menjadi bagian penting dalam program ini. Kader kesehatan setempat mendapatkan pelatihan deteksi dini penyakit pascabencana, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemanfaatan teknologi air bersih, serta edukasi kesehatan gigi dan mulut. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Puskesmas Langsa Lama, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan setempat agar intervensi yang dilakukan selaras dengan sistem layanan kesehatan daerah.
Melalui keterlibatan langsung di wilayah terdampak, UMY menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dalam menghadapi bencana nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!