Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manufaktur Diperkuat, Keyakinan Konsumen Dibangun

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Manufaktur Diperkuat, Keyakinan Konsumen Dibangun Doc: istimewa
Ket. Pertumbuhan Berkelanjutan - Manufaktur Motor Penguatan Konsumsi dan Ekonomi

JAKARTA – Penguatan sektor manufaktur menjadi fondasi penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Industri tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat daya beli masyarakat melalui pendapatan yang lebih stabil.

Ketika kesempatan kerja dan pendapatan meningkat, keyakinan konsumen ikut terdorong sehingga konsumsi domestik tetap terjaga. Karena itu, kebijakan industri perlu diarahkan pada peningkatan produktivitas, investasi, dan penyerapan tenaga kerja agar manufaktur benar-benar menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.

ASEAN Economist United Overseas Bank (UOB) Enrico Tanuwidjaja menilai kinerja ekonomi pada dua triwulan pertama 2026 mendapat dorongan kuat dari konsumsi pemerintah, sedangkan konsumsi rumah tangga belum menjadi pendorong sekuat yang dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan secara berkelanjutan. “Confidence konsumen Indonesia ini harus dibangun. Salah satu jalan, sektor manufaktur harus digenjot,” kata Enrico dalam UOB Media Editors Circle 2026 di Jakarta, Rabu (12/8).

Menurut dia, penguatan keyakinan konsumen perlu dimulai dengan penciptaan lapangan kerja baru yang berkesinambungan. Dalam hal ini, manufaktur dinilai dapat menjadi salah satu tulang punggung karena menyediakan basis kegiatan ekonomi dan pekerjaan yang relatif lebih stabil.

Kepastian pekerjaan dan pendapatan kemudian dapat memperkuat keyakinan rumah tangga untuk membelanjakan pendapatannya, sehingga konsumsi swasta dapat berperan lebih kuat dalam menopang pertumbuhan. Dia membandingkannya dengan sebagian kegiatan pada sektor jasa dan digital yang dinilainya lebih sensitif terhadap perubahan kondisi usaha maupun sumber pendanaan.

“Fiskal itu harus digerakkan ke area yang tepat, yang multiplier-nya tinggi, manufaktur salah satunya. Dan itu akan membangun confidence,” ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 6,87 persen, sedangkan konsumsi pemerintah tumbuh 15,98 persen. Data tersebut juga tercantum dalam paparan UOB.

Pada triwulan I-2026, ekonomi nasional tumbuh lebih tinggi sebesar 5,61 persen. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52 persen secara tahunan, sedangkan konsumsi pemerintah meningkat 21,81 persen. BPS mencatat konsumsi rumah tangga tetap menjadi sumber pertumbuhan tertinggi pada periode tersebut.

Konsumsi Pemerintah

Enrico menilai laju konsumsi pemerintah yang tinggi tidak dapat terus-menerus menjadi tumpuan pertumbuhan karena terdapat batas ruang fiskal. Karena itu, sumber pertumbuhan lain perlu semakin diperkuat. Dalam paparannya, dia melihat investasi menjadi salah satu sumber tambahan pertumbuhan yang perlu dioptimalkan, antara lain dengan menciptakan iklim usaha yang membuat investor bersedia menanamkan kembali keuntungan atau melakukan reinvestment di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Menakutkan, Sopir Jaklingko...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.