Maket Gunung Samalas dan Tambora di Museum NTB Simpan Kisah Letusan Dahsyat Dunia.
📅 Kamis, 25 Jun 2026, 12:15 WIB | Oleh: Yebdi TrismarBeberapa bandara di dunia juga telah mengintegrasikan museum dengan terminal agar para penumpang bisa menikmati suguhan seni, budaya, dan mempelajari sejarah selama proses menunggu pesawat maupun saat kedatangan.
Adapun Indonesia sejauh ini belum memiliki museum spesifik atau galeri yang beroperasi di dalam terminal bandara komersial. Banyak bandara masih menampilkan fungsi transportasi dan niaga ketimbang memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya bangsa.
Padahal, bandara bisa menjadi lokasi yang ideal bagi kehadiran museum sebagai etalase singgah pertama kali para turis sebelum pelesiran lebih jauh di wilayah Indonesia.
Wisatawan dapat lebih mengenal kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Indonesia melalui museum, mulai dari temuan prasejarah, kejayaan kerajaan-kerajaan Nusantara, perdagangan lintas benua, hingga perjuangan mewujudkan kemerdekaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Strategi diplomasi lunak menggunakan sejarah dan budaya cenderung lebih bertahan lama ketimbang pesan yang diutarakan melalui jalur politik formal, paksaan militer, atau bahkan tekanan ekonomi.
Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah perlu mengoptimalkan kekayaan sejarah dan budaya dengan membangun galeri artefak di kawasan bandara agar rasa nasionalisme dan persatuan semakin kuat, sekaligus menjadi sarana diplomasi lunak dengan orang asing.
Bangsa yang besar bukan saja tentang bagaimana cara mereka membangun peradaban, tetapi juga mampu mengingat, merawat, dan mewariskan sejarah dengan baik kepada generasi mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!