Gila! Pegolf Maroko Laguirati Pecahkan Rekor Lapangan di Indonesia Pro-Am 2026
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 05:46 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Pegolf Maroko Ayoub Lguirati mencetak rekor skor satu putaran Asian Development Tour (ADT) di East Course Gunung Geulis Country Club, Bogor, Jawa Barat, Rabu, dengan 62 pukulan atau sembilan di bawah par untuk memimpin The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026.
Lguirati membukukan sembilan birdie tanpa bogey pada putaran pertama untuk unggul satu pukulan atas pegolf Amerika Serikat Tim Nielsen yang menempati posisi kedua dengan delapan di bawah par.
"Saya sangat senang dengan permainan hari ini, terutama bagaimana kami menghadapi kondisi lapangan. Saya membuat sembilan birdie tanpa bogey dan itu menjadi skor terbaik saya dalam sebuah pertandingan," kata Lguirati dalam keterangan tertulisnya.
Catatan sembilan di bawah par itu menjadi skor terendah dalam satu putaran turnamen ADT yang dimainkan di East Course.
Sebelumnya, Naoki Sekito juga pernah membukukan 62 pukulan di lapangan tersebut pada Gunung Geulis Golf Invitational 2019, tapi ketika itu catatannya setara delapan di bawah par.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lguirati mengatakan penampilan apik tersebut juga terjadi pada turnamen pertamanya bersama kedi Mohsen.
"Itu juga menjadi turnamen pertama saya bersama Mohsen. Dia bekerja dengan sangat baik dan saya sangat senang dengan hasil yang kami dapatkan," ujar pegolf berusia 32 tahun tersebut.
Di posisi ketiga, Nathan Han dari Amerika Serikat membukukan tujuh di bawah par, sementara pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar berada di kelompok posisi keempat dengan enam di bawah par.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kevin yang menjuarai turnamen tersebut pada 2023 mencatatkan empat birdie dan satu eagle tanpa bogey untuk menjaga peluang bersaing di papan atas.
Permainannya meningkat pada sembilan hole kedua setelah mencetak tiga birdie dan satu eagle, termasuk eagle di hole 16 yang menjadi momentum penting sebelum kembali membuat birdie di hole terakhir.
"Permainan hari ini cukup solid. Saya berusaha lebih sabar karena kesalahan kecil di West Course bisa membuat skor membesar. Yang penting bola tetap berada di jalur permainan, baik di fairway maupun green," kata Kevin.
"Beberapa putt jarak jauh juga masuk. Eagle di hole 16 menjadi salah satu titik balik, kemudian saya bisa membuat birdie lagi di hole terakhir dan menyelesaikan putaran dengan enam di bawah par," ujarnya menambahkan.
Kevin berbagi posisi keempat bersama Pukhraj Singh Gill dari India, Minhyeok Yang dari Korea Selatan, Tanapat Pichaikol dari Thailand, Michele Ortolani dari Italia, Nicklaus Chiam dari Singapura, dan Darcy Brereton dari Australia.
Sementara pada kategori beregu Pro-Am, dua pasangan berbagi posisi teratas dengan skor 13 di bawah par.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!