Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Cilegon Dukung Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 05:22 WIB | Oleh:
Pemkot Cilegon Dukung Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Cilegon Robinsar, di Cilegon.

CILEGON - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon Banten mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait rencana pengangkatan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu, hingga pengangkatan PPPK penuh waktu menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Wali Kota Cilegon Robinsar, di Cilegon, Rabu (19/8), menilai skema pengangkatan status kepegawaian tersebut akan memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam meringankan beban keuangan pemerintah daerah.

"Kami dukung sekali dengan kebijakan dari pemerintah pusat ini. Program ini sangat meringankan beban anggaran daerah," katanya.

Menurutnya, efisiensi yang dihasilkan dari mekanisme baru ini akan membuat Pemkot Cilegon memiliki ruang fiskal yang lebih luas. Dengan demikian, daerah bisa bernapas lebih lega dan menggunakan alokasi anggaran yang ada untuk membiayai program pembangunan lain yang lebih dibutuhkan masyarakat.

Meski rincian teknis dari pusat masih dalam proses, Robinsar menegaskan bahwa peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas utama. Ia memastikan Pemkot Cilegon telah mengalokasikan anggaran untuk PPPK dalam pos belanja pegawai.

"Kalau bicara hak, itu kita prioritaskan. Pasti kami selesaikan karena itu sudah menjadi hak kawan-kawan para PPPK," tegasnya.

Terkait wacana penarikan kewenangan pegawai ke pusat maupun teknis transisi status dari PPPK menjadi PNS, Robinsar mengaku masih menunggu kepastian mekanisme resmi dari pemerintah pusat. Ia berharap kebijakan tersebut nantinya memperjelas pembagian kewenangan antara daerah dan pusat, dengan tetap berorientasi pada kesejahteraan para pendidik.

Di tengah masa transisi menuju Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, Wali Kota mengimbau para guru agar tidak sekadar pasif menunggu kepastian status, melainkan terus berbenah dan meningkatkan kualitas diri.

"Harapannya bisa diangkat semuanya, namun harus diiringi dengan peningkatan kapasitas dan kapabilitas dari kawan-kawan guru supaya bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kita ke depannya," pungkas Robinsar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.