Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTT Kembali Diguncang Gempa M 5,7 pada Rabu Malam, Ini Informasinya

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 05:52 WIB | Oleh:
NTT Kembali Diguncang Gempa M 5,7 pada Rabu Malam, Ini Informasinya Doc: Antara foto
Ket. Salah seorang warga di Kampung Se'ang, Desa Tueng, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur berdiri di depan rumah yang rusak akibat gempa bumi.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan magnitudo 5,7 kembali mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu malam pukul 23.17 WIB.

Gempa magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer dan tak berpotensi tsunami.

Guncangan dirasakan di wilayah Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Nagekeo, hingga Kabupaten Sumba Timur dengan berbagai intensitas maksimum III-IV MMI.

Sementara gempa di bawah magnitudo 5 terus terjadi di wilayah tersebut, mulai dari magnitudo 4 hingga 2. Aktivitas gempa susulan yang masih terus terjadi di zona tektonik Flores Back-Arc ini menuntut kewaspadaan berkelanjutan dari masyarakat di Pulau Flores dan sekitarnya.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani memperkirakan aktivitas gempa susulan pascagempa bermagnitudo 7,7 di Flores membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu untuk meluruh.

“Karena ini gempanya cukup besar, 7,7 magnitudo, jadi peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih tiga sampai empat minggu ke depan,” kata Teuku Faisal Fathani di Jakarta, Rabu.

Hingga Rabu pukul 17.00 WIB, BMKG mencatat 3.055 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1. Dari jumlah tersebut, sebanyak 88 gempa dapat dirasakan masyarakat.

“Jumlah gempa susulan sampai dengan jam 5 sore hari ini, 19 Agustus 2026, adalah sejumlah 3.055 gempa susulan,” ujar Faisal.

BMKG terus memantau aktivitas kegempaan secara waktu nyata, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak dan lokasi pengungsian.

BMKG mengimbau warga terdampak untuk tidak menempati bangunan atau rumah yang mengalami retakan struktural serta dipastikan tidak aman guna menghindari risiko kerobohan akibat guncangan susulan.

Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks kebencanaan yang tidak jelas sumbernya, serta selalu memperbarui perkembangan data tektonik resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi terverifikasi BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.