Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Sebut BRT Mebidang Upaya Pemerintah Bangun Transportasi Perkotaan

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 05:57 WIB | Oleh:
Kemenhub Sebut BRT Mebidang Upaya Pemerintah Bangun Transportasi Perkotaan Doc: antara foto
Ket. Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI Muiz Thohiro usai meresmikan operasional BRT Mebidang di Terminal Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (19/8).

MEDAN - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan proyek infrastruktur Bus Rapid Transit (BRT) Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang) merupakan upaya pemerintah membangun sistem transportasi perkotaan.

"Kehadiran BRT Mebidang ini sebagai upaya pemerintah membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih modern dan terintegrasi," ujar Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI Muiz Thohiro usai meresmikan operasional BRT Mebidang di Terminal Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (19/8).

Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, lanjut Muiz, pembangunan kawasan perkotaan menjadi salah satu prioritas nasional.

Ia menjelaskan, terdapat sekitar 20 kota atau kawasan perkotaan prioritas di wilayah Indonesia, termasuk kawasan Kota Medan dan sekitarnya.

"Berdasarkan data TomTom Traffic Index, tingkat kemacetan di Kota Medan mencapai sekitar 54,2 persen. Artinya perjalanan normalnya ditempuh selama 10 menit, tetapi memerlukan waktu lebih lama akibat kepadatan lalu lintas," jelas dia.

Oleh karena itu, tutur Muiz, pembangunan transportasi publik dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat akan kendaraan pribadi sekaligus menekan konsumsi energi dan emisi karbon.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Perhubungan meluncurkan program BRT di kawasan Medan dan Bandung Raya sebagai proyek percontohan yang didukung Bank Dunia.

Kementerian Perhubungan pada 2023 memilih Kota Medan untuk membangun proyek infrastruktur BRT Mebidang yang dibiayai mitra pembangunan, yakni World Bank dan AFD Prancis total sebesar Rp1,9 triliun.

BRT Mebidang ini memiliki lintasan sepanjang 21 kilometer terhubung 31 halte dengan 17 rute yang menjangkau kawasan Mebidang menggunakan armada 515 bus listrik didukung depo, halte, dan jalur khusus bus.

"Pembangunan bukan semata proses fisik. Ada investasi bagi kualitas hidup masyarakat, produktivitas ekonomi, serta masa depan yang lebih hijau," kata Muiz.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan, peluncuran BRT listrik di kawasan Mebidang merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk meningkatkan konektivitas dengan menyediakan transportasi publik modern, aman, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Pada tahap uji coba ini, kata dia lagi, dua unit bus listrik mulai dioperasikan untuk mengevaluasi kondisi teknis, waktu tempuh, dan memberikan edukasi kepada masyarakat Sumut.

"Selama masa uji coba, masyarakat bisa menggunakan layanan BRT listrik ini secara gratis," kata Yuda.

Setelah beroperasi penuh, katanya pula, tarif yang direncanakan sebesar Rp4.300/penumpang umum, dan Rp3.000 bagi kategori khusus, seperti pelajar, penyandang disabilitas, serta lanjut usia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.