Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Layang-Layang Garut Curi Perhatian Dunia, 13 Negara Akan Ramaikan Langit Nusantara

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Layang-Layang Garut Curi Perhatian Dunia, 13 Negara Akan Ramaikan Langit Nusantara Doc: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Ket. Ilustrasi - Festival layang-layang.

GARUT – Festival layang-layang tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan rekreasi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan bagi daerah penyelenggara.

Kegiatan ini mampu menarik kunjungan wisatawan, menggerakkan sektor UMKM, serta meningkatkan pendapatan pelaku usaha di bidang kuliner, kerajinan, dan jasa pariwisata.

Selain itu, festival layang-layang dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menjadi sarana promosi destinasi wisata yang efektif, sehingga berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis komunitas.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebut peserta layang-layang dari 13 negara, termasuk Indonesia, siap memeriahkan festival layang-layang yang akan diselenggarakan di Tepas Papandayan sebagai daerah pegunungan di Kecamatan Cisurupan, Garut.

"Kemarin (Senin, 15/6), yang sudah terdaftar 13 negara," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika di Garut, Selasa (16/6).

Ia mengatakan Garut International Kite Festival itu tidak hanya dihadiri peserta dari mancanegara, tapi juga peserta dari sejumlah daerah dalam negeri seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Ia menyebutkan peserta layang-layang yang akan hadir selain peserta dari Indonesia ada dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, Swiss, Swedia, Prancis, Italia, dan Belgia.

Pemkab Garut, kata dia, tentunya siap mendukung terselenggaranya festival layang-layang tersebut karena akan mendatangkan banyak wisatawan ke Garut.

"Terpilihnya Garut ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelayang internasional," katanya.

Ia menyampaikan, selama ini kegiatan tersebut diselenggarakan di wilayah pantai, namun saat ini di Garut kegiatannya akan digelar di pegunungan yang memiliki daya tarik tersendiri.

Untuk menunjang destinasi festival tersebut akan dipersiapkan insfrastrukturnya, terutama perbaikan akses jalan yang sampai saat ini sedang perbaikan, katanya menambahkan.

"Ini kita menunggu penyelesaian infrastruktur jalan," ujar Beni.

Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung selama lima hari mulai 29 Juli sampai 2 Agustus 2026 di Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan atau kawasan kaki Gunung Papandayan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

42 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.