Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Siapkan Lima Teknologi Unggulan, Lindungi Pantura dari Banjir Rob

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 11:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Siapkan Lima Teknologi Unggulan, Lindungi Pantura dari Banjir Rob Doc: ANTARA
Ket. Kendaraan bermotor yang didominasi pemilir melaju perlahan di jalur pantai utara (Pantura) Semarang-Demak yang tergenang banjir rob (limpasan air laut ke daratan), Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026).

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan lima teknologi unggulan sebagai solusi konkret untuk melindungi Pesisir Utara Jawa (Pantura) dari ancaman banjir rob yang kian meningkat.

Kepala BRIN Arif Satria dalam keterangan di Jakarta, Rabu (06/5), memaparkan kelima teknologi tersebut meliputi tanggul tegak modular multifungsi dan blok modular beton yang dirancang sebagai pelindung pantai sekaligus memiliki nilai tambah, seperti penangkap energi gelombang dan jalur transportasi.

"Penguasaan teknologi oleh anak bangsa dapat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan rob di Pantura sekaligus memperkuat kemandirian teknologi nasional," katanya.

Arif menyebut BRIN juga tengah mengembangkan unit lapis lindung breakwater dengan sistem saling mengunci otomatis yang dinilai lebih stabil dan efisien, di mana unit lapis lindung ini sudah diterapkan di 11 daerah, terakhir pada 2025 dikembangkan di Nusa Penida, setelah sebelumnya dikembangkan di Pacitan, Sanur, Tuban, dan Nias.

"Jadi ini adalah bentuk teknologi yang saya kira sangat penting karena memiliki stabilitas tinggi, lebih ekonomis dan juga produksinya lebih sederhana," lanjut dia.

Arif mengungkapkan pihaknya juga menghadirkan platform arus laut yang memungkinkan tanggul dan dermaga berfungsi sebagai pembangkit energi mandiri.

Pendekatan lain yang dikembangkan adalah hybrid eco-engineering. Ia menjelaskan, pendekatan ini merupakan kombinasi rekayasa teknis dan solusi berbasis alam untuk memperkuat perlindungan pesisir sekaligus memulihkan ekosistem.

"Salah satu kelebihan dari teknologi ini adalah TKDN-nya lebih dari 70 persen," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto meminta rencana induk (master plan) perlindungan Pantai Utara atau Pantura Jawa untuk segera disusun.

Didit mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak seperti kementerian/lembaga terkait, universitas dan para tenaga ahli terkait penyusunan rencana induk tersebut.

"Untuk teknologi kami dibantu oleh BRIN. Dengan teman-teman dari BRIN, sudah kita bicarakan lebih dari enam bulan, bagaimana teknologi yang digunakan. Ada yang digunakan dari Indonesia sendiri, dari dalam, maupun ada yang dari luar," ucapnya.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam penanganan Pantura.

Terlebih, kawasan Pantura Jawa memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, yakni menyumbang sekitar 27 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Mengingat terdapat sekitar 55 juta penduduk tinggal di 20 kabupaten dan lima kota di wilayah pantura Jawa. Sementara itu, sekitar 26 persen masyarakat tinggal di kawasan pesisir. Oleh karena itu, ini adalah urgensi yang kami harapkan mendorong dan menggerakkan semua," tutur AHY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Hingga September 2026, Peru...
Nasional
Mendikdasmen Ungkap Tiga Ku...

Kakak Peka Jadi Andalan Menekan Narkoba di Situbondo

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kakak Peka Jadi Andalan Men...
Luar Negeri
Trump Tolak Proposal Iran u...

Stadion Internasional Sepatu Roda akan Dibangun di Tangerang

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Stadion Internasional Sepat...
Daerah
Lapas Amurang Beri Warga Bi...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.