Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenag Sumut Menyampaikan Tinggi Hilal di Medan Mencapai 6,52 Derajat

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenag Sumut Menyampaikan Tinggi Hilal di Medan Mencapai 6,52 Derajat Doc: Antara
Ket. Wakil Ketua Tim Hisab Rukyat Provinsi Sumatera Utara Syafrizal Bancin.

Medan - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kememag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Tim Hisab Rukyat menyampaikan tinggi hilal di Kota Medan mencapai 6,52 derajat dan elongasi pada posisi 10,47 derajat.

Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag Provinsi Sumut Syafrizal Bancin mengatakan secara kriteria hilal sudah terpenuhi dan diperkirakan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin (18/5).

"Ketinggian awal sudah memenuhi syarat, dan hilal sudah teramati dengan baik. Berdasarkan hukum syar'i dan perkembangan teknologi modern, besar kemungkinan 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin (18/5),” ucap Syafrizal yang juga Wakil Ketua Tim Hisab Rukyat Provinsi Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Ahad.

Selain itu, lanjut dia, berdasarkan kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) hilal sudah wujud dan sudah imkan rukyat.

Meski demikian untuk penetapan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah, dan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah akan diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

"Untuk keputusannya, termasuk penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 H diumumkan Menteri Agama RI malam ini," katanya.

Pihaknya mengapresiasi seluruh pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, dan media massa karena telah menyukseskan pengamatan hilal.

"Terima kasih dan apresiasi atas kolaborasi ini. Setelah ini, kita akan sampaikan kepada tim di pusat menjadi referensi penetapannya,” ujar Syafrizal.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumut Abu Qosim mengapresiasi seluruh pihak terlibat mulai para ulama, ahli falak hingga petugas hisab rukyat bekerja dengan ketelitian yang tinggi.

Menurutnya, kegiatan ini wujud nyata pelaksanaan atas perintah syariat Islam sekaligus cerminan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan bertanggung jawab.

"Hisab dan rukyat merupakan kolaborasi antara syariat dan ilmu pengetahuan. Pertemuan ini merupakan sinergi antara pemerintah, ulama, akademisi, dan ahli falak penetapan 1 Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha," katanya.

Pemerintah melalui Kemenag RI mengumumkan bahwa 1 Zulhijah 1446 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Senin (18/5), sehingga Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu (27/5).

"Berdasarkan hasil hisab dan laporan hilal, disepakati 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin (18/5), dengan demikian hari raya Idul Adha jatuh pada hari Rabu (27/5),” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menyampaikan hasil Sidang Isbat di Jakarta, Ahad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.