Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KCIC Imbau Warga Waspadai Penipuan Pemesanan Tiket Whoosh via WhatsApp

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 19:30 WIB | Oleh:
KCIC Imbau Warga Waspadai Penipuan Pemesanan Tiket Whoosh via WhatsApp Doc: KCIC

JAKARTA - PT KCIC meminta masyarakat mewaspadai penipuan pemesanan tiket Whoosh melalui WhatsApp. Masyarakat diimbau selalu bertransaksi menggunakan kanal resmi demi mencegah potensi kerugian finansial akibat penipuan.

Pengelola menegaskan bahwa pembayaran tiket Whoosh tidak pernah diarahkan menuju ke rekening perorangan tertentu. Pihak KCIC merilis data imbauan keamanan tersebut di Jakarta pada Selasa (28/7).

Layanan Whoosh Contact Center resmi hanya menggunakan satu nomor ponsel 0811-8888-111 yang terverifikasi centang biru. Nomor resmi tersebut melayani kebutuhan informasi, pengaduan, hingga pemesanan rombongan serta voucher tiket perjalanan.

Modus kejahatan bermula dari penayangan iklan media sosial yang mengarahkan korban menuju nomor tidak resmi. Pelaku penipuan memberikan jadwal perjalanan buatan, meminta data pribadi, serta menawarkan promo fasilitas palsu.

Penjualan tiket Whoosh secara sah dapat dilakukan melalui Aplikasi Whoosh dan laman web ticket.kcic.co.id. Masyarakat juga dapat membeli tiket melalui loket stasiun, Ticket Vending Machine, maupun aplikasi mitra.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengingatkan potensi penipuan yang mengatasnamakan layanan Whoosh. Mitra perbankan serta agen perjalanan daring resmi mencakup Livin’ by Mandiri, Tiket.com, hingga Traveloka.

“Berbagai informasi resmi Whoosh dapat dengan mudah disalin dan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya melihat logo, nama, atau jadwal yang diberikan, tetapi selalu memastikan nomor yang dihubungi dan kanal transaksi yang digunakan merupakan kanal resmi Whoosh,” ujar Eva.

Masyarakat wajib menjaga kerahasiaan data pribadi seperti kode OTP, PIN, maupun kata sandi perbankan. Warga diminta mewaspadai tautan atau dokumen mencurigakan yang dikirimkan oleh nomor telepon tak dikenal.

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengimbau penanganan cepat saat masyarakat menemukan indikasi penipuan. Pihak manajemen terus melakukan pengawasan guna mencegah penggunaan nama produk Whoosh oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Jika menemukan indikasi penipuan, segera hentikan komunikasi dan transaksi, simpan bukti percakapan, blokir nomor tersebut, serta laporkan kepada platform terkait dan Whoosh Contact Center. KCIC terus meningkatkan edukasi dan pemantauan terhadap penyalahgunaan nama Whoosh untuk membantu melindungi masyarakat dari potensi penipuan,” kata Emir. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keiko Fujimori Sah Jadi Presiden Baru Ke-9 Peru

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Keiko Fujimori Sah Jadi Pre...
Nasional
Menteri LH Sebut Lingkungan...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.