Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Garut Genjot Pengembangan TWA Gunung Papandayan untuk Tarik Lebih Banyak Wisatawan

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Garut Genjot Pengembangan TWA Gunung Papandayan untuk Tarik Lebih Banyak Wisatawan Doc: Antara
Ket. Suasana Taman Wisata Alam Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Garut - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong pengelola untuk terus mengembangkan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena keberadaannya saat ini menjadi wisata unggulan yang mampu menarik banyak pengunjung berwisata ke Garut.

"Ke depan pariwisata itu semakin maju, dan bisa memberikan manfaat kepada dua belah pihak," kata Bupati Garut usai pertemuan dengan jajaran PT Asri Indah Lestari (AIL) pengelola TWA Gunung Papandayan di Garut, Rabu (29/7).

Ia menuturkan Pemkab Garut menggelar pertemuan dengan pengelola TWA Gunung Papandayan membahas terkait pengembangan destinasi wisata agar semakin maju, berkembang dan memberikan manfaat untuk membangun daerah.

TWA Gunung Papandayan, kata dia, selama ini telah menjadi destinasi wisata unggulan dengan banyak pengunjung untuk menikmati keindahan alam gunung tersebut.

"Ya, ini termasuk salah satu DTW (daya tarik wisata) yang banyak pengunjungnya, ini keunggulan kita, kita berarti makin maju," katanya.

Ia menyampaikan Pemkab Garut siap memberikan dukungan untuk penyelenggaraan pariwisata, salah satunya mendorong berbagai kegiatan untuk dilaksanakan di TWA Gunung Papandayan.

"Kita terus komunikasi, ke depan ada 'event-event' yang dilaksanakan, kita dorong 'event-event' di Papandayan," katanya.

Direktur Utama PT AIL, Graha Kartika Kaban mengatakan pertemuan tersebut untuk meminta arahan dan dukungan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk kemajuan industri pariwisata di Garut.

Ia berharap, terjalinnya kerja sama yang baik antara pengelola dengan pemerintah daerah maka akan tercipta pariwisata di Garut lebih maju yang akhirnya memberikan dampak positif untuk pembangunan daerah.

"Sebenarnya tujuannya satu, memajukan pariwisata di Kabupaten Garut supaya ke depannya masyarakat lebih mengenal wisata, lebih banyak suka untuk di Garut, khususnya bisa berkunjung keliling pariwisata," katanya.

Terkait infrastruktur jalan sebagai akses menuju tempat wisata tersebut, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang datang ke Garut.

Ia mengungkapkan masih banyak potensi pariwisata di kawasan TWA Papandayan yang perlu dikembangkan lebih optimal, potensi tersebut tentunya tetap harus dikonsultasikan secara berkelanjutan dengan pemerintah pusat.

"Banyak spot-spot yang harus kita pikirkan, akan tetapi kami akan diskusikan lagi kepada Kementerian Kehutanan, karena bagaimana pun Kementerian Kehutanan adalah pemangku kami, kami tidak bisa bergerak tanpa arahan dan petunjuk dari Kementerian Kehutanan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keiko Fujimori Sah Jadi Presiden Baru Ke-9 Peru

44 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Keiko Fujimori Sah Jadi Pre...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.