Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kue Talam Ketan Durian Jadi Ikon Kuliner Kota Pekanbaru untuk Angkat UMKM Daerah

📅 Senin, 15 Jun 2026, 20:37 WIB | Oleh:
Kue Talam Ketan Durian Jadi Ikon Kuliner Kota Pekanbaru untuk Angkat UMKM Daerah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Pekanbaru
Ket. Salah satu dapur produksi toko oleh oleh di Kota Pekanbaru yang membuat kue talam ketan durian.

PEKANBARU, RIAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Provinsi Riau menjadikan kue talam ketan durian sebagai ikon kuliner dan akan disuguhkan sebagai penyambutan khas atau welcome food bagi tamu yang datang ke daerah setempat.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan pihaknya telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang penguatan kue talam ketan durian sebagai produk unggulan usaha mikro kecil menengah dan sajian penyambutan khas Kota Pekanbaru.

"Kesepakatan ini lahir dari kolaborasi pemko bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran PHRI Kota Pekanbaru serta para pelaku usaha dan UMKM. Kami sepakat bagaimana kue talam ketan durian ini bisa menjadi welcome food di lingkungan Pemko Pekanbaru, hotel-hotel, hingga bandara," katanya di Pekanbaru, Senin.

Kesepakatan bersama itu lanjutnya ditandatangani Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru bersama PHRI Kota Pekanbaru, dan pemilik toko oleh-oleh terbesar di Riau. Hal ini merupakan bagian dari upaya mengangkat produk UMKM lokal sekaligus memperkenalkan identitas kuliner Kota Pekanbaru.

Menurutnya selama ini Pekanbaru belum memiliki makanan khas yang benar-benar dikenal luas sebagai ikon kota. Karena itu, kue talam ketan durian dipilih untuk diperkenalkan secara lebih masif kepada masyarakat maupun wisatawan.

Ia menjelaskan, produk tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang sebagaimana sejumlah merek oleh-oleh terkenal yang tumbuh dari usaha rintisan lokal. Sejumlah pelaku usaha seperti Viera, Insyira, dan Nadhira Napoleon sebagai contoh pengusaha yang berhasil membangun usaha dari nol hingga dikenal luas masyarakat.

"Kami berharap kue talam ketan durian juga bisa berkembang menjadi produk unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM," harap Agung.

Tidak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga tengah berupaya memperkenalkan kuliner khas daerah ke tingkat internasional. Salah satunya, pemko mengajukan proposal kepada Michelin Guide, lembaga yang dikenal melakukan penilaian terhadap destinasi dan produk kuliner terbaik di berbagai negara.

"Saya berharap langkah tersebut dapat membantu memperkenalkan kekayaan kuliner Pekanbaru kepada dunia sekaligus meningkatkan daya tarik wisata kota," ucap Agung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.