Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makanan Indonesia Meriahkan Festival Jajanan di Melbourne

📅 Rabu, 20 Mar 2024, 15:55 WIB | Oleh:
Makanan Indonesia Meriahkan Festival Jajanan di Melbourne Doc: ANTARA/HO-KJRI Melbourne
Ket. Suasana pada pasar tradisional Queen Victoria Market di Melbourne dalam festival jajanan Indonesia (Indonesian Street Food Festival/ISFF) 2024.

Jakarta -- Makanan Indonesia memeriahkan pasar tradisional Queen Victoria Market di Melbourne dalam festival jajanan Indonesia (Indonesian Street Food Festival/ISFF) 2024.

"Waktu saya dengar ada makanan Indonesia di Queen Victoria Market, langsung kepikiran harus segera berburu takjil sebelum kehabisan," ujar Razan, diaspora Indonesia di Melbourne, demikian menurut keterangan pers Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne yang diperoleh ANTARA, Jakarta, Rabu.

Indonesian Culinary Assosiation of Victoria (ICAV) bekerja sama dengan KJRI Melbourneuntuk pertama kalinya telah sukses menyelenggarakan ISFF 2024 yang juga merupakan bagian dari Melbourne Food and Wine Festival (MFWF) 2024.

"Kami bangga dapat menggelar Indonesian Street Food Festival untuk yang pertama kali di pasar tradisional Melbourne dan harapan kami, ini dapat menjadi agenda tahunan yang bisa dinikmati oleh masyarakat Melbourne," ujar Ketua Panitia ISFF 2024 Michael Samsir.

Festival yang diberi tema "From Bali to Jakarta" itu telah membawa para pengunjung menjelajah Indonesia melalui cita rasa jajanan makanan Indonesia dengan tidak hanya menawarkan keanekaragaman gastronomi, tetapi juga kesenian dan budaya melalui tarian daerah, lagu dan musik daerah, pakaian adat, hingga seni bela diri.

Festival ini menjadi lebih Istimewa dengan diperkenalkannya budaya-budaya Indonesia Timur kepada para pengunjung yang sebagian besar merupakan warga Australia.

Suasana Indonesia Timur dihadirkan melalui pakaian adat Papua yang dikenakan oleh pembawa acara, penampilan tarian daerah Nusa Tenggara Timur, kemeriahanline danceMaumere yang diikuti oleh para pengunjung, hingga workshop papeda yang memungkinkan pengunjung mencicipi makanan khas dari pulau Maluku dan Papua itu.

Salah satu warga Australia, Giorgina, mengatakan, "Saya menyukai makanan Indonesia, terutama yang pedas. Jadi, saya senang bisa datang ke festival ini. Satu hal lagi, ini untuk pertama kalinya saya mencoba makan papeda dan ikan kuah kuning, rasanya luar biasa," katanya.

Festival tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah, diantaranya Konsul Jenderal RI di Melbourne Kuncoro Waseso; Atase Perdagangan Canberra Agung Haris Setiawan; serta perwakilan dari Direktorat Pembiayaan dan Direktorat Wisata Minat Khusus Kemenparekraf Arya Galih Anindita.

Tidak hanya hadir dalam kegiatan, seluruh tamu undangan juga mengunjungi stan-stan yang tergabung dalam festival.

Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk penyampaian rasa bangga dan dukungan atas usaha para diaspora Indonesia yang berpartisipasi dalam mempromosikan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Konsul Jenderal RI di Melbourne Kuncoro Waseso mengatakan, "Saya bangga kepada ICAV yang telah menginisiasi kegiatan ini. Saya juga berterima kasih kepada seluruh ikatan diaspora Indonesia yang telah membantu mensukseskan acara ini," katanya.

Selain menjadi perayaan kuliner yang meriah, acara tersebut juga dijadikan sebagai wadah bagi pengembangan UMKM diaspora Indonesia di Melbourne, yang sejalan dengan target program Pemerintah Indonesia yakni Indonesia Spice Up The World (ISUTW).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.