Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perhatian! Hindari Jalan Penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi, Tertimbun Material Longsor

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Perhatian! Hindari Jalan Penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi, Tertimbun Material Longsor Doc: ANTARA/HO-Camat Ampek Koto.
Ket. Masyarakat sedang membersihkan jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tertimbun tanah longsor di Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Rabu (10/6).

LUBUK BASUNG, SUMATERA BARAT - Jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat ke Kota Bukittinggi tepatnya di Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto tertimbun tanah longsor sehingga kendaraan tidak bisa melewati daerah itu.

Camat Ampek Koto Subhan di Lubuk Basung, Rabu (10/6), mengatakan longsor menimbun badan jalan sepanjang enam meter dengan ketinggian sekitar satu meter akibat curah hujan cukup tinggi pada Rabu (10/6) dini hari.

"Longsor juga membawa material kayu sehingga tidak bisa dilalui kendaraan dari Lubuk Basung-Bukittinggi dan dialihkan melalui Panta," katanya.

Ia mengatakan masyarakat setempat telah melakukan gotong royong untuk membersihkan material pohon yang tumbang dan termasuk material longsor dengan alat seadanya semenjak Rabu (10/6) pagi.

Namun saat masyarakat membersihkan material tersebut, alat berat dari UPT Jalan Provinsi datang dalam membersihkan material agar akses jalan provinsi itu bisa dilalui kendaraan.

"Mudah-mudahan pembersihan material tanah longsor cepat selesai, agar akses lalulintas kembali normal," katanya.

Ia mengakui lokasi tanah longsor merupakan bekas longsor yang terjadi pada November 2025, mengakibatkan tebing di jalan tersebut longsor dan badan jalan terban.

Setidaknya ada beberapa titik tanah longsor melanda jalan provinsi di Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Abdul Ghafur menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT Jalan Provinsi untuk membantu membersihkan material longsor.

"Kita telah melakukan koordinasi dengan UPT Jalan Provinsi setelah mendapatkan laporan tanah longsor di Sungai Landia," katanya.

Ia menambahkan pohon tumbang juga terjadi di Kelok 10 dan Satgas BPBD Agam ditugaskan untuk membersihkan sisa kayu tumbang yang sudah dibantu nagari.

Setelah selesai, Satgas bakal turun ke Sungai Landia untuk membersihkan material tanah longsor. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.