Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kerinci Perkuat Petani Kayu Manis, Bibit Berkualitas dan Pasar Ekspor Diperluas

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kerinci Perkuat Petani Kayu Manis, Bibit Berkualitas dan Pasar Ekspor Diperluas Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci Osra Yandi (dua kiri) bersama sejumlah calon pembeli kayu manis di Kabupaten Kerinci, Kamis (2/7).

Kerinci, Jambi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Provinsi Jambi, melakukan intervensi terhadap petani kayu manis (Cinnamomum verum) setempat melalui pemberian bantuan bibit kepada penerima manfaat yang tergabung di kelompok tani.

​"Kayu manis merupakan program unggulan kita (Kerinci). Agar hasil perkebunan itu tetap baik dan berkembang, kita melakukan intervensi berupa bantuan bibit berkualitas dan perluasan pasar," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci Osra Yandi di Kerinci, Kamis (2/7).

​Osra menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, Pemkab Kerinci telah menggelontorkan bantuan sebanyak 251 ribu bibit. Rinciannya, sebanyak 150 ribu bibit diberikan pada tahun 2024 dan dilanjutkan sebanyak 101 ribu bibit pada tahun 2026.

​Bantuan tersebut disebar kepada kelompok tani di delapan kecamatan penghasil kayu manis, yang meliputi Kecamatan Gunung Kerinci, Siulak, Siulak Mukai, Air Hangat Barat, Batang Merangin, Gunung Raya, Bukit Kerman, dan Kecamatan Keliling Danau.

​Ia melanjutkan, sejumlah intervensi juga dilakukan pemerintah daerah untuk mengembangkan pasar kayu manis, di antaranya membuka jalur perdagangan, memberikan bantuan bibit, serta menyediakan mesin dan alat pengolahan.

Pemerintah daerah termasuk memberikan perlindungan hukum melalui penetapan Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum.

​Selain itu, bentuk dorongan lain yang telah dilakukan oleh pemerintah yaitu memberikan edukasi kepada petani mengenai penanganan pascapanen.

Upaya ini dilakukan agar produk yang dihasilkan tetap berkualitas baik, tidak terkontaminasi jamur serta kotoran, sehingga harga di tingkat petani tetap stabil dan tinggi.

​Ia menambahkan, sejauh ini pasar kayu manis di Kabupaten Kerinci sangat terbuka lebar, bahkan melalui penguatan kelembagaan kemitraan langsung dan koperasi, potensi komoditas ini telah menembus pasar global, terutama di Eropa, Asia, dan Amerika.

​Saat ini, harga kayu manis tergolong cukup tinggi yaitu di tingkat petani, komoditas tersebut dihargai sekitar Rp55 ribu per kilogram. Harga tersebut dinilai cukup menguntungkan bagi petani.

​Untuk memicu semangat petani dalam membudidayakan tanaman tersebut, pemerintah daerah secara konsisten memberikan bantuan bibit kepada petani melalui kelompok tani.

Kabupaten Kerinci, memiliki luas perkebunan kayu manis mencapai 40 ribu hektare lebih yang dibudidayakan dengan pola tumpang sari bersama tanaman kopi.

​"Pemerintah membuka pasar kayu manis melalui asosiasi petani lokal. Kita mempertemukan mereka langsung dengan perusahaan eksportir nasional maupun internasional. Biasanya penampung yang datang berasal dari Jakarta dan Surabaya," jelas Osra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Bocah 11 Tahun Kemudikan Tr...
Nasional
Pemerintah Jamin Pasien Pen...
Luar Negeri
Siap-Siap Kering, El Nino K...
Luar Negeri
Ukraina Borong 16 Jet Tempu...
Nasional
Perluas Akses Kerja bagi Pe...
Luar Negeri
Mongolia Larang Anak di Baw...
Luar Negeri
Addis Ababa Bersolek, Ethio...
MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.