Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rencana Kenaikan Tarif BPJS 2026, Menkes Bilang Begini!

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 06:38 WIB | Oleh:
Rencana Kenaikan Tarif BPJS 2026, Menkes Bilang Begini! Doc: ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Jumat. (14/8).

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebut belum ada rencana kenaikan tarif BPJS Kesehatan pada tahun 2026.

"Belum ada rencana untuk menaikkan tarif BPJS, dan teman-teman enggak usah khawatir kalau BPJS-nya defisit, pasti pemerintah pusat akan support (dukung)," katanya dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat.

Menkes mengatakan pihaknya sudah berdiskusi dengan kementerian terkait untuk memastikan anggaran pembangunan dan revitalisasi 441 rumah sakit umum daerah tidak membebani arus kas pemerintah atau defisit APBN.

"Nah, ini yang akan kita replikasi ke 400 apa, ke 441 sisanya tadi, ya, dan sekarang kita sudah bicara dengan Bappenas, kita bicara juga dengan Kementerian Keuangan agar penganggarannya tidak memberatkan arus kas dari pemerintah dan tidak memberatkan defisit APBN kita," paparnya.

Dia menyebutkan revitalisasi 441 RSUD untuk melengkapi pembangunan 66 RSUD yang ditargetkan dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

"Ini akan kita bangun rumah sakit-rumah sakit tersebut, sehingga seluruh kabupaten/kota nanti standar layanan rumah sakitnya sama," ucap Budi.

Selain itu, Kemenkes juga berhasil melakukan penghematan Rp10,25 triliun atau 52 persen dari harga alat kesehatan pada 2026 sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan kesehatan di tengah efisiensi anggaran.

"Ada penghematan Rp10,25 triliun atau 52 persen dari harga alat kesehatan dari pembelian yang sebelumnya," ucap Menkes.

Pihaknya telah melakukan sentralisasi pembelian alat-alat kesehatan yang berasal dari pinjaman Bank Dunia yang cukup besar, seperti cath lab (laboratorium kateterisasi) yang sebelumnya seharga Rp14-Rp15 miliar menjadi Rp8 miliar.

"Jadi, untuk pengadaan 2026, ini contohnya tadi Bapak Presiden sampaikan penghematan. Kontrak ini sudah dilakukan. Jadi, dari harga estimasi (cath lab) yang Rp19,39 triliun, karena kita sentralisasi pengadaannya, kita bisa menekan sampai Rp9 triliun," tuturnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.