Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Berlakukan Tarif hingga 100 Persen untuk Drone Impor

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 09:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Berlakukan Tarif hingga 100 Persen untuk Drone Impor Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan setelah tiba dengan Air Force One pada 11 Agustus 2026.

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (13/8) menandatangani sebuah dokumen untuk pemberlakuan tarif berkisar antara 10 hingga 100 persen terhadap drone impor beserta komponennya, dengan alasan kekhawatiran terkait keamanan nasional.

AS akan memberlakukan tarif ad valorem sebesar 100 persen terhadap drone dengan berat lepas landas maksimum melebihi 25 kg, yang memiliki kemampuan pencitraan termal atau karakteristik tertentu lainnya.

Stasiun penambatan (docking station) dan komponen-komponen penting tertentu dari drone tersebut juga dikenakan tarif 100 persen, kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Tarif sebesar 25 persen akan diberlakukan terhadap drone berukuran lebih kecil dan "tidak memiliki kemampuan tertentu yang secara khusus berimplikasi pada keamanan nasional", sementara tarif sebesar 15 persen atau 10 persen akan berlaku untuk drone beserta komponennya yang berasal dari negara dan wilayah tertentu, tuturnya.

Tarif tersebut akan mulai berlaku 21 hari setelah dokumen tersebut ditandatangani, sedangkan tarif untuk komponen drone yang kurang sensitif akan berlaku dalam 180 hari.

Untuk produk-produk yang telah disetujui Pentagon guna mendapat pengecualian dari "Covered List" (Daftar Terlarang) Komisi Komunikasi Federal (Federal Communications Commission/FCC) AS dalam waktu 20 hari sejak penandatanganan, tarif tersebut akan mulai berlaku 180 hari setelah penandatanganan, sebut Gedung Putih.

Dokumen tersebut juga memberikan wewenang kepada Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick untuk membentuk sebuah program onshoring bagi perusahaan-perusahaan yang melakukan investasi baru di bidang manufaktur drone dan komponennya, demikian warta Xinhua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.