Netflix Batal Garap Serial Squid Game versi Amerika, Apa Penyebabnya?
📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 09:42 WIB | Oleh: Tim PenulisSerial Squid game versi Amerika yang sudah lama dirumorkan bakal digarap sutradara David Fincher dikabarkan tak akan berlanjut.
Padahal, kemunculan Cate Blanchett di episode terakhir serial Squid Game sebagai perekrut asal Amerika sempat membuat banyak orang mengira Netflix tengah memberikan teaser untuk spin-off versi AS.
Kreator Squid Game, Hwang Dong-hyuk, membantah adanya keterkaitan antara kemunculan Blanchett dengan rencana mengembangkan serial tentang permainan hidup-dan-mati itu dengan berlatar kehidupan di AS.
Namun, Blanchett sendiri kemudian mengungkapkan bahwa dirinya "sangat terbuka" untuk kembali dalam bentuk apa pun. Namun, jika aktris pemenang Academy Award itu benar-benar akan kembali ke serial Squid Game, proyek tersebut tak akan digarap Fincher.
Sejumlah sumber yang dekat dengan sang sineas mengatakan kepada The Playlist bahwa Netflix tidak lagi melanjutkan Heckler, judul sementara untuk spin-off berbahasa Inggris dari Squid Game.
Sebaiknya Anda baca juga:
Proyek tersebut awalnya akan dikembangkan bersama Fincher, sosok di balik sejumlah serial Netflix seperti House of Cards dan Mindhunter. Naskahnya direncanakan ditulis oleh Dennis Kelly, kreator Utopia, sementara kreator Squid Game, Hwang Dong-hyuk, sama sekali tak terlibat.
Forbes melaporkan bahwa ada dua kemungkinan di balik batalnya proyek ini. Pertama, Netflix sedang mengubah strateginya dalam memperluas berbagai serial produksinya, termasuk Squid Game, sehingga spin-off ini tak sesuai dengan strategi tersebut.
Alasan kedua, tak lain karena David Fincher dilaporkan tengah sibuk menggarap berbagai proyek lain. Fincher saat ini mengarahkan sekuel Once Upon a Time in Hollywood berjudul The Adventures of Cliff Booth untuk Netflix.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fincher, yang dianggap sebagai salah satu sutradara terkemuka Hollywood berkat karya-karyanya seperti Fight Club (1999) dan Zodiac (2007), juga sebelumnya menggarap Mank (2020) dan The Killer (2023) bersama Netflix.
Mank mendapatkan 10 nominasi Oscar, termasuk Best Picture dan Best Director, serta memenangkan dua kategori, yaitu Best Cinematography dan Best Production Design.
Serial lain Fincher yang tayang di Netflix dan digemari publik adalah Mindhunter, dan publik sudah lama meminta agar serial yang kerap disebut "salah satu tayangan terbaik yang pernah dibuat Netflix" ini diperpanjang.
Pasalnya, Fincher selalu sibuk dengan proyek lain hingga biaya produksi serial tersebut yang dianggap terlalu mahal. Padahal, Netflix dilaporkan mampu menggelontarkan US$20 miliar (Rp357 triliun) untuk berbagai produksinya pada 2026.
Sementara untuk Squid Game, rencana mengembangkan versi Amerika memang belum pasti akan menjadi serial hits seperti versi aslinya dari Korea Selatan. Namun, serial itu mengalami penurunan jumlah penonton setelah jeda panjang antarmusim.
Selain itu, musim tayang ke-2 dan ke-03 Squid Game juga terasa canggung, seolah satu musim dipotong menjadi dua bagian. Kedua musim tersebut juga dilaporkan mengalami peningkatan anggaran hingga lebih dari tiga kali lipat, dari US$21 juta (Rp375 miliar) menjadi US$69 juta (Rp1,23 triliun).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!