Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Prioritas Nasional Menjadi Fokus Tanah Laut

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 07:21 WIB | Oleh:
Program Prioritas Nasional Menjadi Fokus Tanah Laut Doc: ist
Ket. kesejahteraan rakyat jadi prioritas

TANAH LAUT – Berbagai program prioritas nasional menjadi focus Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Untuk itu, Pemkab Tala terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda prioritas nasional. 

Di sela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Laut Masturi di Pelaihari, Kabupaten Tala, Kalsel, Senin (13/4), mengatakan rakor itu bertujuan menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda prioritas nasional, mulai dari pengendalian inflasi hingga peningkatan kapasitas UMKM dalam memenuhi sertifikasi halal. 

Rakor yang dilaksanakan di Ruang Rapat Barakat Lantai II Pelaihari itu, menurut dia, juga dirangkai dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap program pembangunan tiga juta rumah serta sosialisasi jaminan produk halal.

“Kami memastikan langkah pengendalian inflasi di daerah tetap selaras dengan arahan pemerintah pusat,” ujar dia.

Ia menegaskan, penguatan sinergi lintas sektor diperlukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus menjamin ketersediaan pasokan di masyarakat. “Koordinasi antarperangkat daerah harus semakin solid agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” katanya.

Dalam rakor, ia mengatakan pemerintah daerah juga didorong lebih aktif mendukung program pembangunan tiga juta rumah melalui penyediaan data yang akurat dan percepatan proses perizinan. Dukungan pemerintah daerah benar-benar menjadi kunci percepatan pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan kemudahan perizinan dan dukungan kebijakan agar program ini berjalan optimal,” ujar dia.

Selain sektor perumahan, ia mengatakan, perhatian juga diarahkan pada penyelenggaraan jaminan produk halal sebagai bagian dari penguatan daya saing ekonomi daerah.

Kemendagri, menurut dia, mengharapkan pemerintah daerah mampu mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk memenuhi standar sertifikasi halal agar produk lokal dapat bersaing di pasar nasional maupun global.

Masturi juga menambahkan, peningkatan kapasitas UMKM dalam memenuhi standar halal akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sertifikasi halal bukan hanya kewajiban, tetapi peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk,” katanya.

Ia mengatakan Pemkab Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas ekonomi, mendukung program prioritas nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.