Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bagaimana Mikroba di Usus Pengaruhi Kesehatan Mental?

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 06:25 WIB | Oleh:

Para ilmuwan kemudian mencoba membalik kondisi tersebut dengan memasukkan kembali mikroba hidup ke dalam tubuh tikus bebas kuman. Hasilnya menunjukkan perubahan yang signifikan. Aktivitas amigdala basolateral menurun, fungsi saluran SK2 kembali meningkat, dan perilaku cemas pada hewan percobaan berkurang secara nyata. Penelitian tidak berhenti di sana. Tim peneliti kemudian menguji indol, metabolit yang dihasilkan oleh mikroba tertentu.

Ketika tikus bebas kuman diberikan indol, aktivitas amigdala basolateral mereka menurun dan perilaku terkait kecemasan ikut berkurang. Temuan tersebut menunjukkan bahwa senyawa yang diproduksi mikroba usus dapat berperan langsung dalam menjaga keseimbangan emosi.

Profesor Sven Pettersson dari Departemen Penelitian National Neuroscience Institute Singapura sekaligus penulis utama studi tersebut menyoroti pentingnya mekanisme ini sejak awal kehidupan manusia.

“Membangun sinyal lapar dan mengendalikan rasa lapar adalah mekanisme pertahanan yang dilestarikan secara evolusioner. Oleh karena itu, peralihan fisiologis saat lahir dapat dilihat sebagai gelombang besar pertama paparan kecemasan bagi bayi baru lahir, yang secara sederhana mengatakan, ‘Jika kamu tidak makan, kamu akan mati.’”

Menurutnya, proses kelahiran juga memperkenalkan bayi pada mikroba melalui air susu ibu yang diketahui mengandung bakteri penghasil indol. Indol diketahui disekresikan pada tumbuhan ketika terpapar stres atau kekurangan gizi (kekeringan), dan dalam makalah ini mereka melaporkan mekanisme serupa di mana indol dapat mengatur tingkat kecemasan pada ­mamalia. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
NASA Ungkap Pola Arus Laut ...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.