Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Sebut Saham Bank BUMN Masih Menarik

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 15:48 WIB | Oleh:
DPR Sebut Saham Bank BUMN Masih Menarik Doc: Istimewa

JAKARTA - DPR RI menegaskan kondisi perbankan nasional, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), tetap kuat. Hal ini terlihat di tengah gejolak pasar saham yang menekan sejumlah saham perbankan BUMN.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama jajaran direksi Himbara, BPI Danantara, serta pemerintah. Tujuannya untuk mengevaluasi perkembangan sektor perbankan dan pasar keuangan nasional.

Menurut Dasco, pelemahan harga saham bank-bank BUMN tidak mencerminkan kondisi fundamental perusahaan yang sebenarnya. Berdasarkan kinerja dan indikator keuangan yang ada, saham-saham perbankan himbara dinilai masih memiliki prospek yang baik.

“Kalau melihat kinerja dan fundamentalnya, saham-saham yang saat ini bagus tentu bisa dibeli kembali. Karena saham-saham bank himbara masih memiliki prospek yang baik,” ujar Dasco di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/6).

Sementara, Ketua Bank Himbara, Putrama Wahju Setyawan, menegaskan kinerja fundamental saat ini berada dalam kondisi terbaik. Ia menyebut pertumbuhan kredit masih berada di kisaran 20 persen, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sekitar 30 persen.

Selain itu, likuiditas perbankan tetap terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sekitar 88-90 persen. Selain itu juga rasio kredit bermasalah (NPL) masih berada di bawah 2 persen.

“Kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus. Sehingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran maupun keraguan terhadap kondisi fundamental di bursa,” kata Putrama.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, turut mengapresiasi langkah DPR yang memfasilitasi pertemuan tersebut. Ia menilai koordinasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku pasar penting untuk menjaga kepercayaan terhadap sektor keuangan nasional.

“Kondisi perbankan yang sehat menjadi salah satu indikator bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam jalur yang kuat. Di tengah dinamika pasar yang terjadi,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

42 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.