Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Salah Kelola Uang, OJK Perkuat Literasi Keuangan bagi Pramuka Tasikmalaya

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 05:37 WIB | Oleh:
Cegah Salah Kelola Uang, OJK Perkuat Literasi Keuangan bagi Pramuka Tasikmalaya Doc: Antara foto/HO-OJK Tasikmalaya
Ket. Sejumlah anggota Pramuka mengikuti kegiatan edukasi memperkuat literasi dan inklusi keuangan pada anak muda sehingga memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan bijak di Kota Tasikmlaya, Jawa Barat.

TASIKMALAYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyasar kalangan pelajar anggota Pramuka tingkat SMP di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dalam memberikan edukasi untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan pada anak muda sehingga memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan bijak.

"Dalam edukasi tersebut, pelajar diajak memahami pentingnya mengelola keuangan sejak usia sekolah, antara lain dengan membedakan kebutuhan dan keinginan," kata Anggota Tim Edukasi OJK Tasikmalaya, Nur Izmi di Tasikmalaya, Selasa.

Ia menuturkan, OJK Tasikmalaya bersama Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) Tasikmalaya mengedukasi pelajar tentang edukasi keuangan kepada 91 anggota Pramuka di SMPN 2 Tasikmalaya, dan SMPN 1 Tasikmalaya.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pramuka tersebut, kata dia, bagian upaya OJK membekali generasi muda dalam mengelola keuangan secara bijak, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal yang berkembang di tengah maraknya penggunaan teknologi digital.

Kegiatan bertemakan "Edukasi Keuangan: Cerdas Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal" itu, kata dia, menyampaikan materi yang interaktif disesuaikan dengan kehidupan pelajar, mulai dari pengenalan peran dan fungsi OJK, pengelolaan keuangan, hingga pengenalan berbagai risiko aktivitas keuangan ilegal.

Ia menegaskan, pelajar diberi pemahaman terkait menyusun anggaran sederhana dan membiasakan diri menabung karena kebiasaan tersebut sejalan dengan nilai kepramukaan yang menanamkan sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

"Kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan cerdas dalam mengambil keputusan keuangan," kata Nur Izmi.

Ia menambahkan, OJK mengingatkan pelajar untuk menghindari perilaku keuangan yang dapat mendorong pengeluaran secara tidak terkendali seperti perilaku ikut-ikutan orang lain atau mengikuti tren, mencari pengakuan dari lingkungan, atau mengejar kesenangan sesaat.

Selain pengelolaan keuangan, kata dia, pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pinjaman daring legal dan ilegal, kemudian karakteristik penyelenggara daring yang legal serta risiko pinjaman daring ilegal, sekaligus dapat memahami legalitas suatu layanan keuangan sebelum menggunakannya, dan menjaga keamanan data pribadi.

Tim OJK juga memberikan edukasi mengenai bahaya judi daring, termasuk modus perjudian yang disamarkan melalui permainan atau "game online", kemudian dikenalkan dengan sejumlah istilah yang kerap digunakan dalam aktivitas judi daring agar mampu mengenali indikasinya dan tidak mudah terjebak.

"Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dibagikan kepada teman, keluarga, dan lingkungan sekitar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.