Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Garut Turunkan Tim Asesmen, Tanah Bergerak dan Longsor Terjang Banjarwangi.

📅 Senin, 13 Jul 2026, 21:41 WIB | Oleh:
BPBD Garut Turunkan Tim Asesmen, Tanah Bergerak dan Longsor Terjang Banjarwangi. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah warga mengecek kondisi rumah warga yang terdampak tanah bergerak di Kampung Negla, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (13/7).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurunkan tim untuk melakukan asesmen kejadian bencana alam tanah bergerak dan longsor di Kecamatan Banjarwangi untuk menyiapkan langkah yang tepat dalam mengatasi masalah tersebut.

"Upaya yang telah dilakukan berkoordinasi dengan Forkopimcam Banjarwangi, Tagana untuk melakukan pemantauan dan asesmen kerusakan," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Garut, Abud Abdullah di Garut, Senin.

Ia menuturkan, BPBD Garut mendapatkan laporan adanya kejadian bencana alam tanah bergerak dan longsor di Kampung Saliara, Desa Padahurip, dan di Kampung Negla, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, selanjutnya melakukan pengecekan terkait daerah yang terdampak.

Ia menyebutkan, tanah bergerak itu disebabkan kondisi tanah yang labil kemudian terdapat kolam ikan yang kemudian terjadi longsor dan mengancam dua rumah warga masing-masing di Kampung Negla, dan Saliara.

Kejadian tanah bergerak itu, kata dia, sudah cukup lama, awal kejadian di Kampung Saliara pada 21 Juni 2026, kemudian di Kampung Negla terjadi, Jumat (10/7) yang diawali dengan longsoran kolam ikan, beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Tidak memakan korban jiwa serta kondisi sawah dan rumah masih terdampak," katanya.

Kejadian tersebut juga mendapatkan perhatian dari jajaran personel kepolisian, dan TNI yang telah melakukan pengecekan dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada adanya ancaman bencana tanah bergerak.

Kepala Polsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan mengatakan, pihaknya selalu melakukan patroli, terutama ke kawasan rawan bencana alam seperti tanah longsor dan tanah bergerak.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama warga yang tinggal di daerah rawan terjadi bencana alam.

"Warga yang rumahnya terdampak maupun berada di area rawan juga diimbau untuk segera melakukan relokasi sementara demi menghindari risiko yang lebih besar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    ARTIKEL SESAT INI 92: 8? TAIII yg ada pot masih ...
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Uni Afrika Tolak Keras Campur Tangan Asing di Sudan

39 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Uni Afrika Tolak Keras Camp...
Megapolitan
Pesta Rakyat HUT ke-81 RI D...

Semangat Kemerdekaan Bersama Whoosh

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Semangat Kemerdekaan Bersam...

Trump Desak Iran Kibarkan Bendera Putih

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Desak Iran Kibarkan B...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.