Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Gempa Susulan di Flores Capai 2.403 Kali Sejak Gempa M7,7.

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 05:40 WIB | Oleh:
BMKG: Gempa Susulan di Flores Capai 2.403 Kali Sejak Gempa M7,7. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda darurat RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah gempa bumi susulan di kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Selasa malam ini mencapai 2.403 kali, pascagempa utama bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu.

Berdasarkan data yang diekspose laman resmi BMKG di Jakarta, Selasa malam, getaran gempa bumi susulan tersebut terekam dengan variasi magnitudo paling kecil 1,3 magnitudo hingga terbesar 6,2 magnitudo

Dari total ribuan guncangan susulan tersebut, BMKG mencatat sebanyak 24 kali gempa memiliki magnitudo di atas 5,0, sementara gempa susulan yang guncangannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat berjumlah 72 kejadian.

Aktivitas gempa susulan yang masih terus terjadi di zona tektonik Flores Back-Arc ini menuntut kewaspadaan berkelanjutan dari masyarakat di Pulau Flores dan sekitarnya.

BMKG mengimbau warga terdampak untuk tidak menempati bangunan atau rumah yang mengalami retakan struktural serta dipastikan tidak aman guna menghindari risiko kerobohan akibat guncangan susulan.

Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks kebencanaan yang tidak jelas sumbernya, serta selalu memperbarui perkembangan data tektonik resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi terverifikasi BMKG.

Adapun berdasarkan data dari Pusat Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) total sampai dengan Selasa (18/8) malam jumlah korban meninggal dunia sebanyak 70 orang, 230 orang luka berat dan 308 orang luka ringan.

Para korban tersebut merupakan warga dari enam kabupaten, yakni Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka yang mengalami guncangan gempa terbesar mencapai intensitas maksimum VII - VIII MMI, pada 15 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.