Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ungkap Angka Mengejutkan: 2.403 Gempa Susulan Pascagempa Dahsyat Flores

2 Rabu, 19 Agu 2026, 05:43 WIB | Oleh:
BMKG Ungkap Angka Mengejutkan: 2.403 Gempa Susulan Pascagempa Dahsyat Flores BMKG Ungkap Angka Mengejutkan: 2.403 Gempa Susulan Pascagempa Dahsyat Flores Doc: Antara foto
Ket. Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda darurat RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8).

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah gempa bumi susulan di kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Selasa malam ini mencapai 2.403 kali, pascagempa utama bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu.

Berdasarkan data yang diekspose laman resmi BMKG di Jakarta, Selasa malam, getaran gempa bumi susulan tersebut terekam dengan variasi magnitudo paling kecil 1,3 magnitudo hingga terbesar 6,2 magnitudo

Dari total ribuan guncangan susulan tersebut, BMKG mencatat sebanyak 24 kali gempa memiliki magnitudo di atas 5,0, sementara gempa susulan yang guncangannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat berjumlah 72 kejadian.

Aktivitas gempa susulan yang masih terus terjadi di zona tektonik Flores Back-Arc ini menuntut kewaspadaan berkelanjutan dari masyarakat di Pulau Flores dan sekitarnya.

BMKG mengimbau warga terdampak untuk tidak menempati bangunan atau rumah yang mengalami retakan struktural serta dipastikan tidak aman guna menghindari risiko kerobohan akibat guncangan susulan.

Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks kebencanaan yang tidak jelas sumbernya, serta selalu memperbarui perkembangan data tektonik resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi terverifikasi BMKG.

Adapun berdasarkan data dari Pusat Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) total sampai dengan Selasa (18/8) malam jumlah korban meninggal dunia sebanyak 70 orang, 230 orang luka berat dan 308 orang luka ringan.

Para korban tersebut merupakan warga dari enam kabupaten, yakni Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka yang mengalami guncangan gempa terbesar mencapai intensitas maksimum VII - VIII MMI, pada 15 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Kaum Muda Harus Unggul dala...
Megapolitan
Pecinta Alam Jakarta Ajak K...

Bangun Persaudaraan dalam Keberagaman

27 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Bangun Persaudaraan dalam K...

Warga Mengembangkan Warteg hingga ke luar Negeri

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Mengembangkan Warteg ...
Luar Negeri
Empat Negara Quad Kompak Kr...
Luar Negeri
FBI Tuding Kelompok Korea U...
Rona
Sangat Perlu Regenerasi Par...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.