Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kolaka Gandeng UMKM dan Ojek Lokal Dukung Wisata Paralayang Sani-Sani

📅 Senin, 06 Jul 2026, 16:18 WIB | Oleh:
Kolaka Gandeng UMKM dan Ojek Lokal Dukung Wisata Paralayang Sani-Sani Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Lokasi paralayang Puncak Indah Kapuh Desa Sani-sani, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

KOLAKA -- Pemerintah Kabupaten Kolaka mulai menggandeng pelaku UMKM dan ojek lokal untuk mendukung operasional Site Paralayang di Puncak Indah Kapuh tiga Desa Sani-Sani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Dinas Pariwisata Kolaka, Andi Pangoriseng, di Kolaka, Senin mengatakan bahwa pelibatan warga lokal jadi prioritas agar manfaat ekonomi wisata minat khusus ini langsung dirasakan masyarakat sekitar.

"Kami sudah mulai mendata komunitas ojek dan pelaku UMKM yang siap terlibat," katanya.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran lokasi paralayang di wilayah itu menjadikan Kabupaten Kolaka sebagai daerah dengan destinasi wisata paling lengkap di Bumi Anoa.

"Banyak daerah di Sulawesi Tenggara yang mempunyai potensi-potensi wisata, tapi tidak ada yang memiliki sama dengan Kabupaten Kolaka," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa Desa Sani-Sani memiliki keunikan yang jarang dimiliki daerah lain di Bumi Anoa karena memiliki potensi wisata terintegrasi berbasis "Trimatra" (darat, laut, dan udara).

Menurut dia, kawasan ini memadukan keindahan wisata udara paralayang, destinasi arung jeram, agrowisata perkebunan cengkih dan cokelat, dan memiliki keindahan laut yang jaraknya berdekatan sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung untuk berwisata di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa untuk mendukung kenyamanan para wisatawan dan atlet, pihaknya akan membangun fasilitas amenitas dan infrastruktur penunjang di sekitar lokasi secara bertahap.

​"Lokasi ini sangat penting untuk dibangun fasilitas dasar seperti mandi, cuci, kakus (MCK), mushala, hingga pembangunan pendopo atau cottage sebagai tempat istirahat bagi para pengunjung," kata Andi.

Sementara itu, ​Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto mengatakan bahwa kawasan Desa Sani-Sani sangat strategis untuk lokasi paralayang karena berada di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Selain itu, kondisi angin yang berembus dari arah timur dinilai sangat mendukung keselamatan penerbangan. Area pendaratan di bawahnya juga cukup luas sehingga sangat aman untuk metode latihan.

​"Tempat ini sangat strategis. Arah anginnya sangat mendukung dari arah timur, begitu juga dengan area pendaratannya yang cukup luas, sehingga sangat aman untuk digunakan latihan," katanya.

​Meski demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan faktor keamanan ke depan, seperti peningkatan kualitas landasan pacu agar tidak sekadar beralaskan tanah guna mengantisipasi risiko longsor saat musim hujan.

Ia berharap keberadaan olahraga dirgantara ini diharapkan mampu memicu minat masyarakat lokal sekaligus melahirkan atlet-atlet olahraga dirgantara yang berprestasi di tingkat nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
  Konsep Slow Living Jadi T...
Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka,  Djokovic Ukir Rekor Baru

Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka, Djokovic Ukir Rekor Baru

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Peluang Melemah Terbuka, 6 Juli 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.