Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menperin Ungkap 2,07 Juta IKM Pangan Jadi Sektor Pemberdayaan Masyarakat

📅 Senin, 01 Jun 2026, 19:50 WIB | Oleh:
Menperin Ungkap 2,07 Juta IKM Pangan Jadi Sektor Pemberdayaan Masyarakat Doc: Dokumentasi Kementerian Perindustrian
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan industri kecil dan menengah (IKM) pangan merupakan salah satu sektor pemberdayaan masyarakat. Menurut dia, jumlah IKM pangan saat ini mencapai 2,07 juta unit usaha di berbagai daerah di Indonesia.

Menperin menilai pengembangan IKM pangan memerlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan. Hal ini diperlukan untuk memperkuat peran sektor pangan dalam mendukung pertumbuhan industri nasional.

“Pembinaan IKM pangan menjadi tugas bersama karena jumlahnya mencapai 2,07 juta unit usaha,” ujar dia, Senin (1/6).

Ini berarti sekitar 46,63 persen dari total unit usaha IKM nasional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Agus mengatakan IKM pangan juga berperan dalam menciptakan nilai tambah dari pemanfaatan bahan baku lokal. Selain itu, sektor tersebut turut membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai daerah.

Pada triwulan I 2026, industri makanan dan minuman tercatat menyumbang 38,35 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan. Nilai ekspor industri pangan pada Februari 2026 mencapai USD4,47 miliar atau 24,07 persen dari total ekspor industri pengolahan.

"Kinerja tersebut menunjukkan industri pangan merupakan salah satu sektor yang paling resilient,” kata Menperin.

Di samping itu, lanjut dia, juga memiliki prospek yang sangat baik untuk terus berkembang. Salah satu contoh keberhasilan pengembangan IKM pangan adalah PT Bogor Sari Nutrisi (BSN). Perusahaan ini memproduksi Yess Yoghurt dan berlokasi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, mengatakan perusahaan tersebut telah mampu beradaptasi terhadap kebutuhan pasar melalui inovasi produk yang berkelanjutan. Selain itu, dia menilai PT BSN telah berhasil menjaga kesinambungan usaha lintas generasi.

“Ini merupakan contoh baik untuk IKM pangan agar dapat semakin berkembang secara berkelanjutan,” ujar dia. “Perusahaan ini juga menunjukkan keberhasilan regenerasi usaha yang mampu menjaga kesinambungan bisnis lintas generasi.”

Reni menambahan perubahan perilaku konsumen mendorong pelaku industri pangan untuk terus meningkatkan kualitas produk. Menurut dia, konsumen tidak hanya mempertimbangkan cita rasa, tetapi juga aspek keamanan pangan, kandungan gizi, dan keunikan produk.

Reni menilai yoghurt produksi PT BSN menunjukkan kemampuan IKM dalam menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Hal tersebut menjadi salah satu contoh bahwa IKM pangan lokal dapat bersaing melalui inovasi dan konsistensi kualitas.

"Produk yoghurt yang dihasilkan PT BSN menunjukkan kemampuan IKM dalam menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ucap dia.

Menurut Reni, ini menjadi bukti bahwa IKM pangan lokal mampu bersaing apabila didukung inovasi dan konsistensi kualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.