Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Metro Jakarta Barat Kembali Gelar Patroli Titik Rawan Kejahatan       

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Metro Jakarta Barat Kembali Gelar Patroli Titik Rawan Kejahatan        Doc: ANTARA
Ket. Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) bersama petugas gabungan kembali menggelar razia dan patroli titik rawan kejahatan jalanan pada Jumat (29/5/2026).

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) bersama petugas gabungan kembali menggelar razia dan patroli titik rawan kejahatan jalanan pada Jumat (29/5).

Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Agung Nugroho, mengatakan patroli dilakukan mulai pukul 00.00–04.00 WIB, dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayahnya.

"Mulai dari kawasan Daan Mogot, Grogol, Tomang, Slipi, Kembangan, Cengkareng hingga Tubagus Angke dan Hayam Wuruk," kata Agung saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Selain patroli keliling, petugas juga melaksanakan razia stasioner di sembilan titik berbeda yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat, di antaranya kawasan Mangga Besar, Tambora, Grogol Petamburan, Kalideres, Kebon Jeruk hingga Palmerah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas turut mengamankan satu bilah senjata tajam jenis badik yang belum diketahui penggunaannya.

"Kegiatan patroli dan razia ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai aksi kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian motor, tawuran hingga gangguan kamtibmas lainnya yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari," kata Agung.

Dia menambahkan, petugas di lapangan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat dengan tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta sistem pengamanan body system.

"Kami ingin masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan tenang tanpa rasa khawatir terhadap aksi kejahatan jalanan,” kata Agung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.