Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Garut Genjot Perbaikan Rumah Warga Miskin, Target 1.471 Unit Rutilahu

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 18:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Garut Genjot Perbaikan Rumah Warga Miskin, Target 1.471 Unit Rutilahu Doc: Antara
Ket. Seorang warga melintas di depan rumah yang baru selesai mendapatkan bantuan perbaikan di Kampung Halimun, Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Kamis (28/5).

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat siap merealisasikan program perbaikan rumah warga miskin sesuai dengan kuota yang disediakan tahun 2026 dari pemerintah pusat dan daerah sebanyak 1.471 unit untuk rumah tidak layak huni (rutilahu).

"Dari kementerian, BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) 1.161 (unit), dan dari APBD 310, itu saja untuk sementara," kata Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Garut, Dang Sani Imansyah di Garut, Jumat (29/5).

Ia menuturkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mengalokasikan anggaran untuk program perbaikan rumah warga miskin itu secara stimulan sebesar Rp20 juta per rumah, dan APBD Pemkab Garut sebesar Rp15 juta per rumah.

Program perbaikan untuk rutilahu itu, kata dia, saat ini sedang persiapan realisasi dengan sasaran masyarakat miskin yang masuk pada desil 1 sampai 4.

Ia menyebutkan, kuota perbaikan rumah yang disiapkan pemerintah itu baru sebagian dari total jumlah rutilahu tercacat sebanyak 24 ribuan unit, untuk itu pemerintah daerah berupaya menggandeng pihak swasta dalam mengatasi rutilahu menjadi layak huni.

"Data rutilahu sementara ada 24 ribu, untuk itu pihak swasta jelas dibutuhkan sekali," katanya.

Ia berharap, peran dari lembaga bukan pemerintah melalui program corporate social responsibility (CSR) bisa membantu menyelesaikan sebagian rumah warga di Garut menjadi layak huni.

Seperti saat ini, lanjut dia, pihak swasta dari PT Astra melalui program CSR sudah merealisasikan bantuan perbaikan rumah sebanyak 85 unit bagi warga miskin di Garut.

"Kemarin dari Astra 85 unit di empat desa, di Kecamatan Pakenjeng sama Cikajang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Apa Bedanya Kopdes dengan Minimarket?

58 menit yang lalu | Sriyono

Ekonomi
Apa Bedanya Kopdes dengan M...

Open Base Lanud El Tari Kupang

2 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Open Base Lanud El Tari Kupang
Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Kaltim Percepat Pembangunan Desa
📅 Kamis, 16-Jul-2026
# 8
Kaltim Percepat Pembangunan Desa
📅 Kamis, 16-Jul-2026
Kaltim Percepat  Pembangunan Desa
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.